Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaimana Nasib Ekspor Bibit Lobster Di Tangan Menteri Kelautan Dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono? (Foto: Liputan6.com)
Dream – Ekspor benih lobster menjadi salah satu kebijakan yang paling disorot. Terlebih, saat Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat kasus korupsi ekspor bibit lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kini, bagaimana nasib kebijakan ekspor benur di tangan Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru, Sakti Wahyu Trenggono?
“ Soal benur akan kita evaluasi, karena saya cinta soal keberlanjutan lingkungan. Kalau itu rusak lingkungannya, maka generasi berikut tidak akan bisa mendapat manfaat. Nah, itu yang akan kita evaluasi,” kata Trenggono di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 23 Desember 2020.
Trenggono juga menjawab tudingan yang menyeret namanya dalam kasus ekspor benih lobster. Mantan Wakil Menteri Pertahanan ini memastikan, sudah tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Agro Industri Nasional atau Agrinas, sebuah perusahaan yang mendapat izin ekspor benih lobster.
“ Tentu Wakil Menteri Pertahanan berikutnya yang akan menjadi Komisaris Utama di sana (PT Agro Industri Nasional). Saya sudah tidak bisa,” kata Trenggono
PT Agrinas merupakan perusahaan yang dibentuk Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) dalam binaan Kementrian Pertahanan.
Wakil Menteri Pertahanan memang akan mendapat jabatan sebagai ex-officio dalam perusahaan tersebut. " Itu sudah dari awal saya sampaikan, itu adalah perusahaan di bawah Kementerian Pertahanan, dan wakil menteri sebagai ex-officio," kata dia.
Dream - Presiden RI Joko Widodo telah menunjuk sosok Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Wahyu menggantikan menteri sebelumnya Edhy Prabowo yang terjerat kasus korupsi.
Trenggono merupakan politikus dan pengusaha di bidang telekomunikasi. Ia dijuluki sebagai Raja Menara.
Trenggono lulus dari Manajemen Informatika Universitas Bina Nusantara. Kemudian ia menamatkan gelar masternya di Teknik Industri Universitas Indonesia dan Manajemen Bisnis Institut Teknologi Bandung.
![]()
Trenggono memulai bisnis perangkat telekomunikasi melalui perusahaan PT Solusindo Kreasi Pratama. Trenggono juga mendirikan bisnis penyewaan menara base transceiver dengan PT Indonesian Tower.
Ia terakhir mendirikan PT Teknologi Riset Global Investama yang bergerak di bidang telekomunikasi, teknologi, properti, media dan e-commerce.
Sakti Wahyu Trenggono bukan orang baru di Kabinet Indonesia Maju sebab pria kelahiran Semarang, 3 November 1962, ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Wahyu Trenggono merupakan seorang politikus dan pengusaha asal Indonesia. Dia sempat menjadi Bendahara Partai Amanat Nasional dari 2009 sampai sekitar tahun 2013.
Dia kemudian menjadi bendahara tim pemenangan Joko Widodo sejak Jokowi berkiprah sebagai Wali Kota Surakarta sebelum akhirnya maju ke Jakarta dan tingkat nasional sebagai presiden.
Trenggono kemudian ikut dalam barisan pendukung Jokowi-JK di Pilpres 2014. Kubu lawan bekas partainya. Trenggono menjadi tim ahli timses Jokowi-JK.
Saat Jokowi-JK menang, Trenggono memimpin Satgas Khusus kantor transisi. Ia memimpin bersama putra Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo. Ia bertugas menentukan titik blusukan Jokowi.
Setelah Pilpres 2014 Trenggono diisukan menjadi Menteri BUMN setelah posisi Rini Soemarno tidak aman karena Pansus Pelindo II.
Namun, Trenggono baru berjodoh dengan kursi menteri di 2019. Trenggono kembali membantu Jokowi pada Pilpres 2019 menjadi bendahara umum Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf.
Setelah kemenangan Jokowi di Pilpres 2019, Trenggono diserahkan tugas memimpin Kementerian Pertahanan bersama Prabowo Subianto. Trenggono menempati kursi Wakil Menteri Pertahanan.
Akhirnya di akhir 2020, Trenggono diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya