Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pria Tak Masalah Belanja Dengan Cara Mencicil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Siapa bilang wanita selalu lebih doyan belanja ketimbang pria. Sejumlah studi bahkan menyebut pria lebih gahar berbelanja ketimbang wanita, termasuk dengan sistem cicilan.
Menurut keterangan tertulis Kredivo, Rabu 6 Maret 2019, beberapa studi yang dikutip dari Harvard Business Review menunjukkan pria memang cenderung lebih berani mengambil resiko daripada wanita, termasuk dalam hal keuangan. Perbedaan gender memengaruhi aktivitas otak yang memperhitungkan resiko dan bagaimana mereka mengambil tindakan.
“ Budaya di Indonesia juga menempatkan pria sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam mencari nafkah dan sebagai kepala keluarga, sehingga para pria mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan namun tetap menjaga cash flow tetap aman,” kata Head of Marketing Kredivo, Indina Andamari.
Indina mengatakan Kredivo merilis data tentang tren belanja awal 2019. Ada 50 ribu sampel pengguna yang bertransaksi menggunakan Kredivo dalam kurun November 2018—Januari 2019. Ada 57,6 persen penggunanya adalah pria dan 42,4 persen lainnya wanita.
Ada 21 persen pengguna yang memanfaatkan layanan cicilan di e-commerce, 30 persen menggunakan layanan pinjam tunai, dan 85 persen layanan bayar dalam 30 hari.
Yang menarik, kata Indina, pria lebih mendominasi bagian cicilan. Hal ini ditemukan bahwa ada 66,7 persen pengguna yang memanfaatkan layanan cicilan, sedangkan wanita hanya 33,3 persen. “ Dapat disimpulkan, pria mendominasi layanan cicilan ini dibandingkan wanita,” kata dia.
Studi itu, kata Indina, menemukan bahwa pria dan wanita melirik fesyen dan aksesori. Dari total pengguna pria, ada 39,3 persen yang membeli fesyen dan aksesori, 36,8 persen untuk gawai, dan 18 persen untuk rumah tangga.
Kalau dilihat dari total pengguna wanita, sebanyak 55 persen pengguna membeli fesyen dan aksesori, 41 persen produk kesehatan dan kecantikan, dan 26,2 persen perlengkapan rumah tangga.
Indina mengatakan, kalau dilihat dari total nilai belanja, kata Indina, kategori gadget dan aksesoris berada di peringkat pertama. Pembelian gadget oleh pria mencapai 51 persen dari keseluruhan nilai transaksi, sedangkan pembelian gadget oleh wanita mencapai 38 persen dari keseluruhan nilai transaksi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam