7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla, Meminta Nicke Untuk Memperkuat Sektor Hulu Migas. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), meminta Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, untuk fokus berinvestasi dalam negeri. Dia juga meminta nahkoda baru Pertamina itu untuk menangani beberapa instalasi di beberapa wilayah di Indonesia.
“ Daripada Pertamina keluar ke Iran, ke Aljazair, lebih baik di dalam negeri, investasi.... Boleh Pertamina investasi di dalam negeri, jangan keluar,” kata JK di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 29 Agustus 2018.
Menurut JK, Pertamina mulai saat ini harus memperkuat bisnisnya di sektor hulu. Sedangkan di sektor hilir, perusahaan pelat merah ini dianggap sudah cukup kuat menguasai pasar.
Upaya menguasai sektor hulu bisa dimulai Pertamina dengan menangani bisnisnya yang berada di Kalimantan dan Riau.
Wapres juga menyebut jika Pertamina beberapa tahun ini telah kembali menguasai ladang minyaknya yang sebelumnya di kelola perusahaan asing. Seperti diketahui, Blok Rokan yang merupakan ladang minyak terbesar di Indonesia sudah dikuasai Pertamina dari sebelumnya dikelola PT Chevron Pacific Indonesia.
Di awal 2018 lalu, Pertamina juga resmi menjadi operator Blok Mahakam setelah 50 tahun blok minyak dan gas bumi (migas) tersebut dikuasai PT Total E&P Indonesie (TEPI).
" Di Papua ada. Jadi, harus hulunya harus kuat. Hilirnya sudah kuat,” kata dia.
Sekadar informasi, Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengangkat Nicke Widyawati sebagai direktur utama Pertamina. Rini meminta Nicke agar Pertamina bisa menyerap semua produksi minyak di Indonesia. Dia juga meminta campuran minyak impor bisa dikurangi dalam proses pengilangan.
“ Bapak Presiden juga menekankan. Bagaimana ini Pertamina, kok, impornya besar terus. Padahal, kan, bagaimana harus seoptimal mungkin memanfaatkan minyak dalam negeri,” kata dia.
Dream – PT Pertamina (Persero) resmi memiliki nahkoda baru. Nicke Widyawati yang sebelumnya digadang sebagai direktur utama akhirnya sah menempati posisi tertinggi di perusahaan tersebut.
Sebelumnya, Nicke menjabat sebagai pelaksana tugas direktur utama perusahaan pelat merah ini,
Kepastian itu diperoleh setelah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengangkat Nicke sebagai bos baru Pertamina.
“ Barusan pengangkatan Bu Nicke sebagai dirut (direktur utama),” kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 29 Agustus 2018.
Menurut Adiatma, pengangkatan ini dilakukan di kantor Kementerian BUMN oleh Deputi Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno.
Selain Nicke, dua pejabat baru Pertamina juga diangkat oleh Kementerian BUMN sebagai wakil pemerintah yang menjadi pemegang saham terbesar perusahaan.
“ Pak Darmawan Samsu sebagai direktur hulu dan Pak Koeshartanto sebagai direktur SDM,” kata dia.
Sekadar informasi, pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN yang tertuang dalam SK No. 232/MBU/08/2018 tertanggal 29 Agustus 2018. Sebelum jadi Plt, Nicke menjabat sebagai direktur SDM sekaligus Plt. Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur di Pertamina.
Penunjukan Nicke menambah panjang deretan wanita yang memimpin Pertamina. Sebelumnya, Karen Agustiawan menjadi wanita pertama yang memimpin perusahaan minyak raksasa di Tanah Air itu. Karen memimpin Pertamina selama lima tahun dari 2009 sampai 1 Oktober 2014.
Kiprah wanita di jajaran bos Pertamina dilanjutkan oleh Yenni Andayani yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas Pertamina. Penunjukannya menyusul polemik matahari kembar di jajaran dewan direksi yang membuat dewan komisaris melengserkan Dwi Sutjipto.
Berbeda dengan Nicke, Yenni tak sempat mencicipi posisi Dirut karena ikut terdepak dalam perombakan besar yang dilakukan Kementerian BUMN.
Dari ketiga wanita pimpinan Pertamina, hanya Nicke yang diketahui berpenampilan hijab. (Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?