Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Putera Indonesia kembali mencetak sejarah gemilang di tingkat internasional. Tiga pemuda berhasil melaju sebagai salah satu dari 34 remaja terpilih yang memenangkan kontes pengembang game online.
Tiga pemenang yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat global itu adalah adalah Kaisar Arkhan dari FOSSASIA, Raefaldhi Amartya Junior dari Haiku, dan Scott Moses Sunarto dari Moving Blocks
Ketiga putra Indonesia itu berhasil menyelesaikan 842 tugas dari Kontes Google Code-in (GCI) yang diselenggaran Google pada tahun 2016. Mereka berhasil peserta lain yang tahun lalu berjumlah 1.340 orang berasal dari 62 negara.
Google Code-In (GCI) adalah sebuah adalah sebuah kontes pengembangan open source online berskala global yang ditujukan untuk seluruh siswa remaja berusia 13 hingga 17 tahun. Dalam kontes ini terdapat 2 dari 17 organisasi yang berhubungan dengan game.
Mengutip keterangan tertulis Google, Kamis, 2 Februari 2017, ketiga pemenang asal Indonesia ini berhasil unggul dari sejumlah pemenang lainnya yang berasal dari Romania, India, Rusia, Hongkong, Singapura, Kamerun, Uruguay, Polandia, bahkan Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman.
Tiga pemenang asal Indonesia bersama 31 pemenang lainnya akan berkesempatan berkunjung ke Google Campus selama 4 hari pada musim panas ini untuk bertemu para Google engineers sekaligus menikmati keindahan Bay Area. Selain itu, 51 orang finalis akan mendapatkan sertifikat digital dari Google, kaus GCI, dan hooded sweatshirt eksklusif.
Google Open Source Programs Office turut bangga menyelenggarakan kontes ini setiap tahunnya. Kualitas hasil kerja para siswa yang turut berpartisipasi sangat mengagumkan, dan setiap tahunnya Google terus berharap dapat bertemu para pemenang utama secara pribadi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya