6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ketua DPR, Setya Novanto, Memiliki Rumah Berlantai Empat Di Jakarta Selatan. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kediaman pimpinan DPR, Setya Novanto, di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu malam 15 November 2017. Namun sampai Kamis dini hari, 16 November 2017 pria yang biasa disapa Setnov itu tak ada di rumah.
Selain “ menghilangnya” Setnov, ada satu hal yang menyedot perhatian publik: rumah.
Ya, rumah besar itu memang terbilang megah. Berlantai 4 dengan lift di dalamnya, rumah itu terletak di salah satu kawasan yang terbilang elite karena harga tanah yang cukup mahal.
Berapa, ya, harga rumahnya?
Head of Content Lamudi Indonesia, Novriyadi, mengatakan rata-rata harga rumah di daerah Kebayoran Baru bervariasi, tergantung dari usia bangunan dan luas lahan. Jika diambil rata-rata, harga rumah di sana bisa menembus angka Rp10 miliar-Rp50 miliar. Harga tanahnya saja diperkirakan Rp53 juta per meter persegi.
“ (Ini sama dengan) di Kuningan, Jakarta Selatan. Harga rata-rata rumah di sana mencapai Rp47 juta (per meter persegi),” kata Novriyadi ketika dihubungi Dream.
Dia mengaku kesulitan memprediksi harga rumah Setnov karena ada banyak hal yang harus diketahui, seperti luas luas lahan dan bangunan.
Untuk informasi, luas lahan rumah pimpinan Partai Golkar ini diketahui mencapai 1.600 meter persegi. Jika harga tanah dikawasan itu ditaksir Rp53 juta per meter, untuk nilai tanah dari properti Setnov itu sudah menembus angka Rp80 miliar.
“ Jika dikalikan harga tanahnya, 1.600 x Rp53 juta, (harganya) mencapai Rp84,8 miliar. Itu baru harga tanahnya saja, belum prediksi harga bangunannya,” kata Novriyadi.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
