Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Twitter)
Dream - Salah satu masalah yang kerap dialami oleh semua orang adalah melambatnya metabolisme. Tentu ini akan sangat mengganggu, terutama bagi mereka yang sedang dalam usaha menurunkan berat badan.
Metabolisme dapat digambarkan sebagai sebuah proses di mana tubuh akan mengubah makanan dan cairan menjadi energi yang dibutuhkan untuk berbagai kegiatan.
Saat metabolisme menurun, maka kalori makanan tidak bisa membentuk energi. Hingga akhirnya diubah menjadi sel-sel lemak yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
Metabolisme yang melambat juga memiliki banyak efek negatif untuk kesehatan. Tubuh akan melambat dalam membakar lemak, sehingga diet tidak akan berjalan dengan semestinya.
Ke dua, metabolisme yang melambat juga akan membuat kamu mudah merasa kelelahan dan lemas. Pasalnya dapat menguras energi secara berlebihan. Sehingga dapat merugikan fungsi tubuh yang lainnya.
Menurut laman Boldsky, metabolisme yang melambat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Umur

Ketika usia menua, maka kinerja sel-sel akan mulai merosot dan akan mengurangi kapasitas tubuh untuk menghasilkan energi.
2. Masa otot
Jika tubuh memiliki masa otot yang lebih banyak dibanding dengan kandungan lemak, maka kamu cenderung memiliki metabolisme yang lebih tinggi. Namun jika lebih banyak sel-sel lemak maka akan memperlambat metabolisme tubuh.
3. Aktivitas fisik
Jika kamu jarang melakukan aktivitas fisik secara teratur seperti olahraga maka metabolisme akan melambat.
4. Ketidakseimbangan hormon

Jika kamu mengalami ketidakseimbangan hormon, maka tingkat metabolisme akan melambat secara otomatis. Hormon memainkan peranan penting untuk memperlancar metabolisme.
5. Suhu
Orang-orang yang tinggal di negara berhawa panas memiliki tingkat metabolisme yang lebih lambat dibandingkan orang-orang yang tinggal di cuaca dingin. Udara dingin dapat membakar lebih banyak energi di dalam tubuh.
6. Kelaparan

Jika kamu sedang kelaparan karena dalam progam penurunan berat badan, maka metabolisme akan melambat. Lantaran tubuh tidak akan memiliki cukup energi.
crosslink_1]
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya