CONNECT WITH US!

7 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan, dari Otak sampai Jerawat

Reporter : Sugiono | Kamis, 17 Mei 2018 19:15
(Ilustrasi: Shutterstock)
Selain mendapat pahala, ibadah puasa ternyata memiliki manfaat kesehatan bagi orang-orang yang menjalankannya.

Dream - Salah satu gaya hidup yang saat ini jadi tren di kalangan masyarakat yang peduli kesehatan adalah berpuasa.

Padahal, praktik puasa telah dijalankan umat Islam sejak zaman dulu hingga saat ini. Termasuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan seperti sekarang ini.

Selain mendapat pahala, ibadah puasa ternyata memiliki manfaat kesehatan bagi orang-orang yang menjalankannya.

Dilansir dari lifehack.org, manfaat kesehatan dari puasa ternyata banyak dan mengejutkan. Bahkan mungkin tidak pernah terungkap sebelumnya.

Penasaran manfaat apa saja yang akan diperoleh dari puasa jika dilihat dari segi kesehatan? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Puasa Membantu Menurunkan Berat Badan

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Puasa adalah cara aman untuk menurunkan berat badan. Banyak penelitian menunjukkan puasa yang terkontrol memungkinkan tubuh untuk membakar sel-sel lemak secara lebih efektif daripada hanya diet biasa.

Puasa yang terkontrol ini memungkinkan tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi daripada gula. Banyak atlet modern yang menjalankan puasa terkontrol sebagai cara mengurangi persentase lemak sebelum bertanding.

2. Puasa Memperbaiki Sensitivitas Insulin

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Puasa telah terbukti memiliki efek positif pada sensitivitas insulin, yang memungkinkan tubuh untuk mentolerir karbohidrat (gula) lebih baik daripada jika tidak berpuasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah berpuasa, insulin menjadi lebih efektif dalam memberitahu sel untuk mengolah glukosa dalam darah.

3. Puasa Mempercepat Metabolisme

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Hal ini berguna bagi metabolisme dalam tubuh untuk membakar kalori secara lebih efisien. Jika pencernaan buruk, akan memengaruhi kemampuan tubuh untuk memetabolisme makanan dan membakar lemak. Puasa dapat mengatur proses pencernaan dan meningkatkan fungsi usus secara lebih baik. Hal ini akan meningkatkan fungsi metabolisme dalam tubuh.

4. Puasa Memperbaiki Fungsi Otak

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Puasa telah terbukti bisa meningkatkan fungsi otak. Hal ini terjadi karena puasa meningkatkan produksi protein yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BDNF).

BDNF ini akan mengaktifkan sel induk otak untuk diubah menjadi neuron baru, dan memicu produksi senyawa kimia lain yang bisa meningkatkan kesehatan saraf. Protein ini juga melindungi sel-sel otak dari gangguan yang terkait dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

5. Puasa Memperbaiki Pola Makan

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Puasa menjadi sarana latihan yang bermanfaat bagi mereka yang menderita gangguan makan berlebihan, dan bagi mereka yang merasa sulit untuk menetapkan pola makan yang benar karena pekerjaan dan prioritas lainnya.

6. Puasa Membantu Membersihkan Kulit dan Mencegah Jerawat

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Puasa dapat membantu membersihkan kulit. Ini karena tubuh sedang bebas dari tugas memroses makanan di pencernaan. Dengan cara ini, tubuh dapat lebih memfokuskan energi untuk melakukan proses regeneratif pada sistem lain.

Berpuasa dari fajar hingga petang telah terbukti bisa membantu tubuh membersihkan racun dan mengatur fungsi organ tubuh lainnya seperti hati, ginjal dan bagian lainnya.

7. Puasa Memperpanjang Usia

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Percaya atau tidak, semakin sedikit kalian makan, semakin panjang usia kalian. Salah satu penyebab utama penuaan dini adalah metabolisme yang lebih lambat karena terlalu banyak makan. Jadi, semakin sedikit makan, semakin sedikit proses yang dibutuhkan pada sistem pencernaan sehingga metabolisme tubuh berjalan lebih cepat dan efisien.

8. Puasa Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

 Manfaat Puasa Yang Mengejutkan

Puasa meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena bisa mengurangi radikal bebas, mengatur kondisi peradangan dalam tubuh dan mencegah pembentukan sel kanker. Perhatikan alam, ketika seekor hewan mengalami sakit, ia akan berhenti makan dan malah fokus untuk beristirahat.

Ini adalah naluri primitif untuk mengurangi stres pada sistem internal mereka sehingga tubuh mereka dapat melawan infeksi penyakit. Anehnya, manusia adalah satu-satunya spesies yang justru mencari makanan ketika sakit, bahkan ketika tidak membutuhkannya.

(Sah, Sumber: lifehack.org)

Perbedaan Pernikahan Pangeran Harry & Pangeran William