Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Vaksinasi. (Foto: Freepik.com)
Dream - Manfaat vaksin sangat penting untuk mencegah penularan penyakit. Sebab vaksin bisa memberikan pertahanan dan perlindungan terhadap tubuh dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya.
Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh. Selain itu, manfaat vaksin juga dapat merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi.
Vaksin mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan. Vaksinasi dapat diberikan dalam bentuk suntikan, tetes minum, atau melalui uap (aerosol).
Sejak vaksin ditemukan, sejumlah penyakit yang dulunya mematikan dan membuat kelumpuhan, kini menjadi sangat jarang hingga punah. World Health Organisation (WHO) menyebutkan dua hingga tiga juta jiwa terselamatkan tiap tahunnya di seluruh dunia.
Salah satu kesuksesan vaksin yang paling besar adalah ketika WHO berhasil menghapuskan cacar dengan cara memperluas cakupan vaksinasi cacar hingga ke seluruh dunia pada 1956, hingga pada akhirnya pada 1980, cacar dinyatakan telah tereradikasi.
Lantas apa saja manfaat vaksin bagi tubuh? Simak ulasan selengkapnya berikut ini ya, Sahabat Dream.
Manfaat vaksin bagi tubuh yang pertama adalah sebagai alat untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit serius, pemberian vaksin juga dapat membantu mencegah penyebaran penyakit.
Seperti contoh kasus kematian bayi dan anak akibat wabah penyakit campak dan pertusis yang pernah menghantam dunia. Hal ini terjadi karena pada saat itu belum ditemukan vaksin untuk kedua penyakit tersebut.

Manfaat vaksin selanjutnya adalah kemampuannya untuk melindungi tubuh dari risiko cacat dan kematian. Hal ini karena pemberian vaksin terbukti dapat menurunkan risiko seseorang terkena berbagai penyakit yang dapat mengakibatkan kematian maupun kecacatan. Sebagai contoh, pemberian vaksin cacar pada anak-anak dapat membantu mencegah mereka terjangkit cacar di kemudian hari.
Selain itu pula adanya pemberian vaksin campak dan rubela yang dapat membantu menurunkan risiko penularan virus tersebut dari ibu hamil kepada janin dalam kandungan maupun kepada bayi yang baru lahir.

Manfaat vaksin yang tak kalah penting adalah bisa menghemat waktu dan biaya. Vaksin menjadi salah satu investasi kesehatan yang paling murah karena terbukti dapat mencegah dan mengurangi angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat suatu penyakit.
Pemberian vaksin dapat membantu seseorang terhindar dari berbagai macam penyakit yang dapat menyebabkan sakit berkepanjangan, yang tak hanya merugikan dari segi finansial namun juga waktu.
Vaksin terbaru yang terbukti mampu mengatasi pandemi virus corona adalah vaksin Covid-19. Kamu tidak usah khawatir, Sahabat Dream, karena vaksin COVID-19 sudah dinyatakan aman oleh BPOM serta dinyatakan halal oleh MUI, meski memiliki beberapa efek samping.
Manfaat vaksin COVID-19 adalah kemampuannya menciptakan respons antibodi untuk sistem kekebalan tubuh.
Saat disuntik vaksin, sel B akan menempel pada permukaan virus corona yang sudah dimatikan dan mencari fragmen yang cocok. Sementara sel T membantu mencocokkan fragmen dengan sel B. Jika ada yang cocok, sel B akan berkembang biak dan menghasilkan antibodi untuk kekebalan tubuh.

Manfaat vaksin COVID-19 yang selanjutnya adalah mampu mencegah virus corona masuk ke tubuh. Suntikan vaksin akan merangsang sel tubuh manusia, terutama sel B yang memproduksi imunoglobulin. Akibatnya, tubuh individu akan kebal pada SARS-CoV-2.
Manfaat vaksin COVID-19 yang tak kalah penting adalah menghentikan penyebaran virus ke seluruh tubuh. Vaksin akan merangsang imun tubuh yang dihasilkan oleh sel B dan menghentikan virus COVID-19 masuk ke tubuh.
Vaksin COVID-19 dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus corona. Maka dari itu, kamu yang terinfeksi virus ini akan jauh lebih kecil. Jika seseorang yang sudah divaksin tertular COVID-19, vaksin bisa mencegah terjadinya gejala yang berat dan komplikasi. Alhasil, jumlah orang yang sakit atau meninggal karena COVID-19 akan menurun.
Manfaat vaksin Covid-19 selanjutnya bisa membentuk herd immunity. Seseorang yang mendapatkan vaksin COVID-19 dapat melindungi orang-orang di sekitarnya, terutama kelompok yang sangat berisiko, seperti lansia di atas 70 tahun. Hal ini karena kemungkinan orang yang sudah divaksin untuk menularkan virus corona sangat kecil.
Jika diberikan secara massal, vaksin ini juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat. Hal ini berarti, orang yang belum bisa mendapatkan vaksin, misalnya bayi baru lahir, lansia, atau penderita kelainan sistem imun tertentu, bisa mendapatkan perlindungan dari orang-orang di sekitarnya.
Manfaat vaksin COVID-19 tidak hanya untuk sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi dan sosial. Jika sebagian besar masyarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik untuk melawan penyakit COVID-19, kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali seperti semula.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan