AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Dokter RS Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita. (Ki-ka: Dr. Basuni, Dr. Amaliana, Prof. Yoga, Dr. Dicky)
Dream - Sebanyak 87 persen dari data pasien penyakit jantung koroner di Indonesia dilaporkan meninggal mendadak karena menderita aritmia.
Aritmia adalah penyakit yang dikenal dengan gangguan irama jantung yang terjadi karena adanya gangguan produksi impuls atau abnormalitas penjalaran impuls listrik ke otot jantung.
Gejala aritmia dimulai dari rasa berdebar, keleyengan, pingsan, hingga stroke. Yang parah seseorang yang mengalami aritmia bisa mati mendadak. Namun, jika ditangani dengan tepat maka kematian mendadak dapat dicegah.
Melihat pentingnya penanganan pada penderita aritmia, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) telah mengembangkan unit aritmia sejak awal 1990 untuk melayani para penderita gangguan irama jantung ini.
Prof. DR. dr. Yoga mengatakan, “ Kemajuan di bidang aritmia belum bisa dinikmati secara luas oleh pasien-pasien di Indonesia karena sampai saat ini masih terdapat kendala besar dalam pelayanan aritmia di Indonesia, antara lain masih minimnya dokter subspesialis aritmia," lewat siaran pers yang diterima Dream.
Untuk itu pihaknya berharap di masa yang akan mendatang akan banyak dokter yang tertarik untuk mempelajari bidang aritmia sehingga banyak orang yang bisa menolong dan mengobati masalah kesehatan besar di Indonesia.(Sah)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli