Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Foto: Ilustrasi)
Dream – Banyaknya pikiran dan masalah yang tak bisa diselesaikan satu persatu secara akumulatif dapat memicu datangnya stres ke dalam tubuh.
Tingkat stres seseorang sulit diukur, sebab parameter stres yang dimiliki tiap orang juga berbeda.
Demikian juga dengan resistensi stresnya. Selain mengganggu kesehatan psikologis, tampilan, tentunya stres berkepanjangan dapat mengakibatkan penyakit berbahaya bahkan mematikan.
Saat tubuh terserang stres, tubuh mensekresi dua hormon yang bernama andrenalin dan kortisol. Sahabat Dream wajib mengetahui ciri-cirinya seperti otot menegang, denyut jantung meningkat, dan tekanan darah meningkat.

Foto: Ilustrasi
Tak tanggung, tiga saraf dalam tubuh sekaligus seperti endokrin, kardiovaskular, dan sistim imun langsung bertanggung jawab dalam merespon stres mulai dari pertama kali muncul sampai stres itu terkendali.
Lalu bagaimana caranya kita dapat terhindar dari stres? Ternyata stres tidak dapat dihindari, stres hanya bisa dikendalikan.
Prinsipnya, ketika tubuh memiliki jumlah oksigen yang cukup, hal pertama yang dapat dihindari adalah stres oksidatif sehingga tubuh dapat merespon dengan atas setiap pemicu stres.
Sahabat Dream Selalu bersyukur dan berpikiran positif terhadap segala hal.
Oksigen yang cukup, tentu akan memudahkan bagi dua hal itu kerap dilakukan, secara otomatis tubuh dapat memproduksi hormon endorfin dan hormon kenahagiaanyang dapat memicu perasaan senang, tenang, dan bahagia.
Tak berhenti di situ saja, kamu wajib menjaga kondisi tubuh tersebut dengan terus merangsang tubuh agar memproduksi lainnya seperti serotonin, dofamin dan oksitosin.
Lalu bagaimana menangkal bahaya stres itu sendiri?

Ternyata ada produk kesehatan berupa aksesori seperti kalung dan gelang buatan Hyundai Medical Korea berupa aksesori tourmaline, benda ini juga membantu menghindarkan beberapa penyakit serius berikut lainnya.

Seperti apa? Klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang