(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Saat puasa, kita sering mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Tak hanya kehausan, salah satu keluhan akibat dehidrasi adalah bibir pecah-pecah dan sariawan.
Tapi jangan terlalu cepat memvonis kondisi ini akibat kurang minum air. Ternyata, bibir pecah dan sariawan bisa muncul karena pola makan sahur dan berbuka yang salah.
Saat berbuka, makan sebaiknya harus disegerakan. Sedangkan saat sahur, sebaiknya mengakhirkan waktu. Metode ini bertujuan agar daya tahan tubuh tidak menurun sehingga memicu sariawan atau bibir pecah-pecah.
Terlalu banyak mengkonsumsi gorengan juga bisa memunculkan sariawan dan bibir pecah-pecah. Saat mengkonsumsi gorengan, orang cenderung tidak mengkonsumsi makanan lain karena kekenyangan. Akibatnya, gizi yang terserap dalam tubuh tidak seimbang.
Makan saat berbuka dan sahur hendaknya banyak mengandung sayur, buah, dan makanan rendah lemak. Terpenting saat sahur adalah banyak makan serat sehingga kenyang lebih lama.
Dalam sehari, minuman yang dikonsumsi sebanyak delapan gelas sehari. Lima gelas diminum setelah berbuka hingga menjelang sahur sedangkan bangun sampai imsak mengonsumsi tiga gelas air putih.

Bila perlu, kita bisa mengkonsumsi minuman yang kaya vitamin dan mineral. Misalnya seperti Larutan Penyegar Cap Badak yang bisa mencegah sariawan dan bibir pecah-pecah.
Ayo jaga kebugaran dan kesehatan selama puasa dengan Larutan Penyegar Cap Badak.

Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?