Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi.
Dream - Bagian tubuh yang sering menghitam adalah ketiak. Selain karena tertutup, ketiak juga anggota tubuh banyak memiliki lipatan.
Seperti dikutip dari laman beautyhealth, ternyata ada cara alami yang bisa dimanfaatkan untuk mencerahkan ketiak kamu.
Lemon
Aplikasikan perasan jus lemon ke permukaan ketiak sebelum kamu mandi. Jangan lupa berikan pelembab agar tidak terjadi iritasi. Kandungan yang ada di lemon bisa membuat bagian ketiak cerah dan juga sebagai deodorant alami.
Cuka
Mempunyai sifat yang asam, ternyata cuka juga mengandung antibakteri yang bisa menghilangkan bau badan. Selain itu, juga bisa membuat area permukaan kulit ketiak menjadi cerah karena bisa melunturkan sel kulit yang sudah mati.
Timun
Kandungan vitamin C yang terdapat pada timun menjadi bahan pencerah alami. Sehingga kamu bisa menggunakan timun untuk mencerahkan bagian ketiak. LAkukan secara teratur maka ketiak tidak akan hitam.
Baking soda
Salah satu penyebab kulit ketiak menghitam dikarenakan menumpuknya sel kulit yang sudah mati. Sehingga kamu memerlukan bahan yang bisa menghilangkan sel kulit mati tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan pengikisan dengan masker baking soda.(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012