Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Kabar buru bagi kamu yang senang menyimpan dompet di saku belakang celana. Bukan karena rawan diambil copet, dompet di saku belakang celana ternyata bisa memicu beragam masalah serius.
Apalagi jika kamu terbiasa menjadi dompet sebagai tempat menyimpan barang-barang selain uang. Sudah lazim jika orang menyimpan struk, kartu ATM, kartu kredit. Dompet pun menjadi tebal dan seolah berfungsi menjadi tas kecil kamu.
Mengetahui banyaknya fenomena ini, seorang chiropractor, atau ahli spesialis tulang, yang membuka praktik di New York, AS, Dr Arnie Angrist memberikan peringatan keras.
Arnie menyebut dompet tebal di saku belakang bisa memicu masalah pada tulang belakang, pinggul, leher, panggul, bahkan berpotensi memicu beragam masalah di bagian pantat.
Bagaimana caranya?
© Dream
Menurut Arnie, saat seseorang duduk dengan dompet tebal di saku belakang, posisi tubuhnya menjadi asimetris dan tak seimbang. Inilah yang bisa mengganggu panggul dan pinggul
Memiliki satu pinggul duduk lebih tinggi dari yang lain menyebabkan punggung dan leher harus mengimbangi ketidakseimbangn tubuh itu. Pada gilirannya bisa memicu masalah di daerah-daerah tersebut .
© Dream
Dream - Seorang profesor dari University of Bridgeport College of Chiropratic, Dr Chrsi Good juga pernah memperingatkan masalah serupa.
Dia menjelaskan, bagaimana posisi duduk di atas dompet tebal bisa menyebabkan tulang belakang terpelintir. Atau bagi tubuh harus menanggung posisi yang miring.
Dalam beberapa tahun ke depan, kondisi ini bisa membuat masalah serius sendi tulang belakang dan otot yang akhirnya menyebabkan masalah sakit serius.
Lebih jauh, Dr Good menyebut dompet di saku belakang celana bisa memicu iritasi di sejumlah bagian penting pantat termasuk kerusakan saraf, otot, hingga pembuluh vena.
(sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari