Manusia Minum Air Seni Dinosaurus?

Reporter : Sandy Mahaputra
Minggu, 31 Mei 2015 14:01
Manusia Minum Air Seni Dinosaurus?
Menurut peneltian ilmuwan, sekitar 121.000 mil kubik air jatuh di Bumi dalam bentuk hujan setiap tahun, yang berarti air selalu berputar di planet ini.

Dream - Setiap kita minum segelas air, kita ternyata minum air seni dinosaurus. Hal ini disebutkan dalam saluran ilmu pengetahuan YouTube, Curious Minds, yang menjelaskan bahwa jumlah air di Bumi kira-kira tetap sama selama jutaan tahun.

Sekitar 121.000 mil kubik air jatuh di Bumi dalam bentuk hujan setiap tahun, yang berarti air selalu berputar di planet ini.

Era Mesozoikum, zaman ketika para dinosaurus berjalan-jalan di atas permukaan Bumi, berlangsung sekitar 186 juta tahun.

" Itu memberi mereka waktu untuk minum banyak air," kata video itu. Sebaliknya, manusia baru hidup di atas Bumi selama 200.000 tahun.

Charles Fishman mengatakan dalam dalam bukunya, 'The Big Thirst' bahwa molekul yang membentuk air begitu tangguh, mereka bisa berusia jutaan tahun.

Seorang anggota Minds Curious menambahkan: " Sebagian besar molekul air tidak pernah diminum oleh manusia lain, tapi hampir setiap molekul air diminum oleh dinosaurus."

Ini berarti bahwa dalam setiap gelas air yang Anda minum, ada banyak air yang telah melewati sistem pencernaan dinosaurus dan keluar di ujung yang lain.

Buku The Future of Water: A Startling Look Ahead oleh Steve Maxwell dan Scott Yates juga memiliki kesimpulan yang sama.

" Air yang diminum dinosaurus adalah air yang sama yang kita minum hari ini, dan jumlah air di dunia adalah sama. Bahan bakar fosil terbakar dan hilang selamanya, Tapi air tidak." (Ism) 

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan