Ilustrasi
Dream - Keajaiban. Peristiwa inilah yang dialami bayi yang baru lahir di Rajasthan, India.
Awalnya, bayi yang baru saja lahir itu dinyatakan meninggal oleh perawat. Tetapi alangkah terkejutnya semua orang saat bayi itu akan dikremasi. Bayi mungil itu ternyata masih hidup.
Bayi perempuan itu lahir prematur, 24 minggu di Rumah Sakit Umum Pandir Brij Sunder Sharma di Bundi. Saat lahir, bayi itu terlihat tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Keluarga bayi perempuan itu kemudian disarankan untuk mengremasi si bayi.
Dilansir Mirror dari India Times, bayi perempuan itu dinyatakan meninggal tanpa melalui pemeriksaan dokter. Tetapi, jelang upacara kremasi, pihak keluarga menemukan bahwa bayi perempuan itu ternyata masih hidup.
© Dream
Mereka melihat bayi itu masih bernapas dan mendengar jantungnya masih berdetak.
Bayi perempuan itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Anggota keluarga bayi perempuan itu mengatakan ibunya melahirkan dia sekitar pukul enam pagi.
" Mereka bilang kepada kami, bayi itu telah meninggal dan meminta kami untuk menyiapkan upacara kremasi," kata dia.
" Kami pun membawanya pulang untuk dikremasi. Kami kemudian melakukan persiapan untuk upacara kremasi. Tapi ketika mengangkat handuk yang membungkusnya, kami lihat dia bernapas. Kami membawanya kembali ke rumah sakit dan mereka langsung membawanya ke unit gawat darurat," ucap dia.
Dokter di rumah sakit tersebut mengatakan, peluang hidup bayi perempuan itu kemungkinan sangat kecil. Saat ini, kepolisian sedang menyelidiki kesalahan diagnosa yang dibuat perawat.
© Dream
Dream - Keluarga McDonald di New York, Amerika Serikat, tengah dirundung duka. Salah satu anggota keluarganya, Val-Jean McDonald, 81 tahun, meninggal akibat kanker.
Keluarga kemudian menyerahkan pengurusan jenazah nenek tersebut ke Rumah Duka McCall's Broxwood. Mereka memutuskan sang nenek akan dikremasi.
Sebelum kremasi dijalankan, keluarga diberi kesempatan melihat jenazah untuk terakhir kalinya. Pengelola rumah duka mendandani jenazah Val-Jean dengan pakaian terbaik serta memotong rambutnya.
Awalnya, tidak ada yang menyadari tentang penampilan jenazah Val-Jean. Sampai salah satu cucunya bertanya kepada salah satu anak Val-Jean, Errol.
" Kenapa mereka memotong rambut nenek?" ujar anak Errol. " Mungkin karena kanker," jawab Errol mengenang.
Seperti tidak percaya dengan jawaban sang ayah, anak itu mulai curiga. Sampai beberapa saat kemudian, anak Errol lalu mengatakan jenazah dalam peti mati itu bukan neneknya.
" Ayah, itu bukan nenek," kata Errol menirukan perkataan anaknya.
Errol mengabaikan perkataan anaknya. Kremasi dijalankan hingga selesai dan seluruh keluarga McDonald kembali ke rumah masing-masing.
Enam hari berlalu dan mereka mendapat informasi yang menyatakan jenazah dikremasi itu bukan ibu dan nenek mereka. Saudara Errol yang lain, Darryl mengatakan pihak rumah duka tidak menyadari kesalahan yang telah mereka buat setelah menemukan jenazah sebenarnya.
Pemilik rumah duka menolak berkomentar mengenai kasus ini. Tetapi, dia berkali-kali mengatakan usahanya punya rekam jejak bagus selama 50 tahun lebih.
Kepolisian New York segera menggelar investigasi mengenai kasus ini.
(Ism, Sumber: emirates247.com)