(Foto: Shutterstock)
Dream - Takut naik pesawat? Tenang, banyak orang yang juga takut naik pesawat. Itu adalah hal yang sangat masuk akal.
Ketakutan naik pesawat itu pada dasarnya dapat terjadi akibat beberapa hal. Salah satunya pernah mengalami turbulensi saat naik pesawat.
Berada di dalam pesawat dengan ketinggian sekitar 9000 meter di atas permukaan tanah terasa sangat mengerikan. Dan seringkali tidak banyak yang dapat kita lakukan untuk mengurangi ketakutan kita.

Untungnya ada satu metode sederhana untuk mengatasi takut akan ketinggian atau turbulensi saat menggunakan moda transportasi udara.
Sebuah metode yang diuji pada acara The Today Show di NBC News menunjukkan bagaimana mengalihkan perhatian otak dari bahaya yang dirasakan dalam sebuah simulator turbulensi.
Fasilitas tersebut dibangun untuk para penerbang yang takut ketinggian atau turbulensi. Kapten Ron Nielsen yang membantu eksperimen itu memiliki saran yang menarik dalam mengatasi ketakutan tersebut.
© Dream
Dream - Pilot yang berpengalaman selama 40 tahun di dunia penerbangan itu mengatakan takut ketinggian atau turbulensi parah bisa diatasi dengan sebuah pena.
Menurut Nielsen, penumpang yang takut ketinggian atau turbulensi saat naik pesawat bisa memegang pena dengan tangan yang berlawanan dengan biasa menulis.
Misalnya, jika biasa menulis pakai tangan kanan, maka pena dipegang menggunakan tangan kiri. Begitu pula sebaliknya.

Setelah itu, penumpang tersebut bisa menuliskan namanya di atas kertas secara berulang-ulang. Metode ini punya dua manfaat. Yang pertama berfungsi untuk mengalihkan perhatian perasaan takut dari turbulensi atau ketinggian.
Yang kedua, metode ini berfungsi mengaburkan fungsi motorik di otak dan bertindak sebagai pengganggu pada proses berpikir penumpang.
Metode ini diakui berhasil oleh produser The Today Show Jovanna Billington. Dia mengaku merasa lebih tenang setelah mengaplikasikan metode itu saat melakukan perjalanan dengan pesawat.