Perlu 20 Orang dan Truk Damkar untuk Pindahkan Pria Ini

Reporter : Eko Huda S
Senin, 21 Maret 2016 16:43
Perlu 20 Orang dan Truk Damkar untuk Pindahkan Pria Ini
Pria berusia 44 tahun asal Kota Palmira ini memiliki berat badan 400 kilogram.

Dream - Oscar Vasquez Morales. Inilah pria tergemuk di Kolombia. Pria berusia 44 tahun asal Kota Palmira ini memiliki berat badan 400 kilogram.

Lihat saja, untuk memindahkan Morales ke rumah sakit diperlukan 20 orang kru, satu truk pemadam kebakaran, dan satu ambulans. Kru dan peralatan ini dikerahkan karena saking beratnya tubuh Morales.

Morales dipindah ke rumah sakit karena harus menjalani perawatan, menurunkan berat badan. Dokter menyatakan, jika berat badan Morales tak segera dikurangi, maka bisa membahayakan nyawanya.

Sebanyak 20 kru itu dikerahkan untuk melayani keperluan sehari-hari Morales. Mulai mandi, makan, hingga ke toilet.

Bagi Morales, pergi keluar rumah merupakan pekerjaan besar. Seperti saat hendak pindah ke rumah sakit. Truk pemadam kebakaran harus dikerahkan.

“ Ketika semua keluargaku jalan-jalan, aku tetap berada di rumah sendirian, sebab aku tidak bisa bergerak. Tapi aku akan bisa bergerak, meskipun hanya sekadar berjalan beberapa blok untuk menyambangi saudaraku,” tutur Morales.

Jangankan keluar rumah, pergi ke toilet saja dia harus dibantu seluruh anggota keluarganya. “ Untuk pergi ke kamar mandi, aku harus beranjak dari tempat tidur dengan bantuan keluargaku.”

Morales akan menjalani operasi untuk mengurangi berat badan. Sebelum melakukan operasi itu, dia harus menjalani perawatan di bawah bimbingan ahli gizi, psikologi, dan dokter, sebelum menjalani operasi perut. Dia berharap bisa mengurangi 300 kilogram berat badannya, sehingga bisa hidup dengan normal. (Ism, Sumber: Daily Mail)

1 dari 3 halaman

Alat Berat Damkar Dikerahkan untuk Angkut Jasad Wanita 200 Kg

Dream - Petugas Pemadam Kebakaran harus turun tangan untuk mengevakuasi jenazah seorang perempuan di sebuah ruko di Jalan Bayam, Kota Bharu, Malaysia. Petugas Damkar harus menggunakan alat berat mereka untuk mengeluarkan jenazah seberat 200 kilogram itu dari bangunan lantai dua.

Mayat perempuan itu adalah Zaima Abdullah. Wanita 37 tahun ini diduga menginggal pada Jumat 11 Desember 2015 akibat sakit diabetes dan jantung yang dia derita.

Kepala Dinas Pemadam Kota Bharu, Ismadi Mohamad Said, mengatakan, Zaima kemarin tak mau pulang ke rumah yang beralamat di Jalan PCB, Kampung Tikat. Dia memilih menginap di ruko tempatnya berbisnis.

" Anggota keluarga membujuk supaya korban pulang ke rumah, namun dia menolak dan pagi tadi (kemarin), mereka mencoba menghubunginya tapi tidak dijawab," kata Ismadi, sebagaimana dikutip Dream dari laman Sinar Harian, Sabtu 12 Desember 2015.

" Keluarganya kemudian pergi ke tempat tersebut sebelum menemukan korban telah meninggal dunia di dalam kamar tidur," tambah Ismadi.

Anggota keluarga, kata Ismadi, sebelumnya mencoba membawa jenazah Zaima melalui tangga, namun tak berhasil. Sehingga mereka meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran untuk mengevakuasi jenazah Zaima.

Menurut Ismadi, petugas Pemadam Kebakaran butuh waktu satu jam untuk proses evakuasi. Jenazah itu harus diturunkan dengan menggunakan alat berat milik Pemadam Kebakaran. 

2 dari 3 halaman

Remaja Tergemuk ini Tunggu 7 Tahun untuk Bisa Berjalan Lagi

Dream - Inilah momen yang paling ditunggi Khaled Mahosen Al Shaeri. Remaja terberat sedunia ini, untuk pertama kalinya belajar berjalan setelah harus menunggu selama tujuh tahun.

Di usia 17 tahun, pemuda asal Arab Saudi ini memiliki berat hingga 610 kilogram. Dia pun menjadi remaha paling berat sedunia kala itu.

Kini usianya sudah beranjak 24 tahun. Serangkaian perawatan dan kegiatan fitnes rutin dijalani selama tujuh tahun.

Hasilnya, Khaled bisa menurunkan berat badan hingga separuhnya, atau 320 kilogram.

Tim dokter yang merawatnya di ibukota Saudi, Riyadh, telah menurunkan 2 per tiga berat badannya. Namun program sehat Khaled masih belum berakhir.

Kini, untuk sementara, Khaled bisa menggapai tujuan dari upayanya menurunkan berat badan. Untuk pertama kalinya, pemuda ini mulai kembali berjalan.

Saat berusia 17 tahun, Khaled harus diangkut menggunakan helikopter Rumah Sakit King Fahd Medicat City di Riyadh. Program perawatan anak muda ini telah diatur setelah ada permintaan dari mendiang raja Saudi, Raja Abdullah pada 2013.

Hampir 30 tim kesehatan dan pegawai pertahanan Saudi diterjunkan untuk mengangkat bocah itu menggunakan crane khusus. Dia diterbangkan dari AS ke ibukota Saudi.

3 dari 3 halaman

Takut Direbut Orang, Pria Ini Sengaja Bikin Pacarnya Gemuk

Dream - Seorang pria asal Guangdong, Tiongkok Selatan, telah sengaja membuat kekasihnya tetap gemuk agar tidak didekati pria lainnya.

You Pan, 25, selalu membangunkan kekasihnya Yan Tai, 20, setiap malam dan menyuruhnya makan. Hal itu dilakukan You Pan hampir setiap hari selama dua tahun, hingga tubuh Yan Tai menjadi sangat gemuk.

Begitu bobot tubuh Yan Tai telah mencapai berat yang 'pas', Yan Pan melamarnya dengan buket terbuat dari cokelat.

Kisah cinta aneh ini mendapat perhatian besar di media sosial Tiongkok.

" Sulit dipercaya, berapa pun berat tubuh Yan Tai, dia masih terlihat cantik. Dia pasti akan menjadi pengantin yang cantik dan saya yakin mereka akan hidup bahagia," kata Yi Chiang, tetangga pasangan tersebut dikutip Dream dari Metro.co.uk, Minggu 19 April 2015.

Yi Chiang menambahkan dia tak bisa membayangkan berapa banyak uang yang akan dikeluarkan pasangan tersebut untuk makanan.

" Namun jika itu membuat mereka bahagia, kenapa tidak," tambah Yi Chiang.

Beri Komentar