Posisi Terbaik Berhubungan Intim Suami-Istri dalam Islam

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 31 Maret 2016 19:28
Posisi Terbaik Berhubungan Intim Suami-Istri dalam Islam
Posisi terbaik ketika suami istri berjima adalah suami berada di...

Dream - Dalam pandangan Islam, suami istri diperbolehkan menggunakan beragam gaya atau posisi ketika bercinta. Asalkan, menuju tempat yang benar.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

" Istri-istrimu adalah (laksana) tanah tempat bercocok tanam bagimu, maka datangilah tanah tempat bercocok tanammu itu sebagaimana saja yang engkau kehendaki" (QS. Al Baqarah : 223)

Umar bin Khattab pernah khawatir dan segera mengadu kepada Rasulullah. Pasalnya, ia baru saja bersama istrinya dengan posisi dari belakang.

Rasulullah saat itu diam, hingga Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan Surat Al Baqarah ayat 223 itu. 

Jika semua posisi boleh, bagaimanakah posisi terbaik? Ibnu Qayyim Al Jauziyah menjelaskan dalam Zaadul Ma’ad, posisi terbaik ketika suami istri berjima adalah suami berada di atas istri.

Posisi ini, menurut Ibnul Qayyim menunjukkan kepemimpinan suami atas istrinya, sebagaimana firman Allah:

“ Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita” (QS. An Nisa’ : 34)

Juga berdasarkan firman Allah:

“ Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka” (QS. Al Baqarah : 187)

‘Pakaian’ yang paling sempurna, menurut Ibnul Qayyim, adalah ketika posisi seperti ini. Sebab dengan posisi ini, suami dan istri saling menjadi pakaian satu sama lainnya.

(Ism, Sumber: tarbiyah.net)

1 dari 3 halaman

Berapa Kali Hubungan Intim Suami-Istri dalam Sepekan?

Dream - Hubungan suami istri yang sah tidak dibatasi oleh frekuensi. Kapanpun suami atau istri menginginkannya, maka boleh ditunaikan.

Aturan dalam Islam, berapa kali hubungan intim dalam sepekan?

Dalam Islam tidak ada pembatasan berapa kali dalam sepekan untuk berhubungan. Mengenai perkara tersebut tergantung pada keadaan dan kemampuan tiap orang.

Namun sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Qudamah dalam Al Mughni (7: 30);

" Hubungan intim wajib dilakukan oleh suami, yaitu ia punya kewajiban menyetubuhi istrinya selama tidak ada udzur. Demikian dikatakan oleh Imam Malik."

Ada hadits pula dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihatinya'

“ Wahai Abdullah, benarkan aku dapat kabar darimu bahwa engkau terus-terusan puasa dan juga salat malam?”

Abdullah bin Amr bin Al Ash menjawab, “ Iya betul wahai Rasulullah.”

Beliau bersabda, “ Jangan lakukan seperti itu. Engkau boleh berpuasa, namun ada waktu tidak berpuasa. Engkau boleh salat malam, namun ada waktu untuk istirahat tidur. Ingat, badanmu punya hak, matamu punya hak, istrimu juga punya hak yang mesti engkau tunaikan. Begitu pula tenggorokanmu pun memiliki hak.” (HR. Bukhari no. 1975).

Baca ulasan selengkapnya di sini. (Ism) 

2 dari 3 halaman

Cara Berhubungan Intim Suami Istri Sesuai Petunjuk Rasul

Dream - Salah satu sunah Rasul adalah menikah untuk menyalurkan hawa nafsu agar tidak terjerumus dalam zina.

Selain itu sebagai upaya untuk memperluas ajaran Islam yaitu dengan memperbanyak keturunan melalui hubungan suami istri.

Ternyata ada cara bercinta sesuai sunah sehingga dapat memberikan manfaat bagi kedua pasangan. Bagaimana cara bercinta yang sesuai dengan sunah Rasul?

1. Membersihkan diri terlebih dahulu
2. Memakai wangi-wangian
3. Saalat sunnah 2 rakaat
4. Berdandan dan menggunakan pakaian yang disukai suami atau istri
5. Di tempat tertutup
6. Berdoa

3 dari 3 halaman

7 Manfaat Hubungan Suami Istri di Pagi Hari

Dream - Selama ini, malam hari menjadi waktu favorit bagi kebanyakan suami istri untuk berhubungan. Sebab, pada malam hari, segala pekerjaan telah terselesaikan.

Tapi tahukah Anda? Ternyata berhubungan suami istri justru baik jika dilakukan pada pagi hari. Bahkan ada 7 manfaat yang bisa didapatkan pasangan suami istri jika melakukan hubungan intim di pagi hari. Berikut ulasannya.

1. Peningkatan kekebalan tubuh

Apabila melakukan hubungan suami istri pada pagi hari maka kekebalan tubuh akan meningkat. Hal ini disebabkan aktivitas hubungan intim dapat memicu peningkatan produksi hormon oksitosin dan antibodi yakni IgA sehingga tubuh terlindungi dari berbagai macam penyakit, seperti flu.

Oleh karena itu, hubungan suami istri pada pagi hari akan melindungi tubuh dari serangan virus, kuman, atau bakteri sepanjang harinya.

2. Kepercayaan terbangun

Dalam hubungan pernikahan, krisis kepercayaan pasti pernah dialami oleh setiap orang. Terlebih bagi mereka yang baru menikah. Salah satu penyebab seseorang terserang krisis kepecayaan adalah berkurangnya hormon oksitosin.

Apabila seseorang melakukan hubungan suami istri maka hormon oksitosinnya akan meningkat sehingga rasa percaya itu dapat stabil kembali. Selain itu, rasa percaya muncul karena hubungan suami istri dapat meningkatkan kenyamanan dan kebahagiaan antara keduanya jika tata cara berhubungan dilakukan dengan benar sesuai ajaran Islam.

Selengkapnya baca di sini.     

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal