Puasa Pertama Si Kecil, Cegah Agar Tak Alami Panas Dalam

Reporter : Glugut Hari Pamungkas
Kamis, 22 Juni 2017 07:02
Puasa Pertama Si Kecil, Cegah Agar Tak Alami Panas Dalam
Agar terbebas dari masalah kesehatan seperti panas dalam yang sering menyerang selama puasa, lakukan beberapa tips berikut yuk!

Dream - Bulan Ramadan yang penuh berkah ini lebih terasa nikmat saat dijalani bersama keluarga, termasuk mengajarkan anak untuk ikut berpuasa. Sayangnya, daya tahan tubuh anak yang belum begitu kuat dapat terganggu saat menjalani puasa.

Agar terbebas dari masalah kesehatan seperti panas dalam yang sering menyerang selama puasa, lakukan beberapa tips berikut yuk!

Dorong untuk Cukup Minum

Aktifitas anak tidak kalah padat dengan orang-orang dewasa. Tidak heran jika mereka berhadapan dengan risiko haus dan dehidrasi yang dapat meningkatkan risiko terkena panas dalam.

Pastikan anak cukup minum saat sahur maupun berbuka puasa, agar terhindar dari kekurangan cairan saat berpuasa. Sediakan air putih dalam botol atau gelas imut dan hindari memberikan terlalu banyak minuman yang manis dan terlalu dingin, sehingga dapat mengganggu proses pencernaan.

Sajikan Menu yang Sehat

Saat berpuasa, anak sering mengeluh lemas dan lapar sehingga rentan membatalkan puasa. untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya sajikan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, tinggi protein, dan kaya serat. Oatmeal, nasi merah, ayam tanpa lemak, dan kacang-kacangan membantu menjaga tingkat energi, membuat perut terasa lebih kenyang, dan melancarkan proses pencernaan. Anak jadi terbebas dari gejala panas dalam, seperti sembelit maupun kelelahan.

Hindari menyediakan makanan yang terlalu pedas dan bersantan karena dapat menaikkan kadar asam lambung dan berisiko menimbulkan radang ternggorokan. Jika hal ini sudah terlanjur terjadi, jangan khawatir, segera berikan Larutan Penyegar Cap Badak yang memiliki rasa original dan buah-buahan yang disukai anak-anak.

Larutan Penyegar Cap Badak

Facebook.com/larutanpenyegar

Bahan herbal di dalamnya, Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spar, telah dikenal khasiatnya dalam meredakan gejala panas dalam seperti sariawan, bibir pecah-pecah, bau mulut, sembelit, radang tenggorokan, dan tubuh yang kurang fit. Jangan ragu memberikan Larutan Penyegar Cap Badak yang telah melalui proses modern sehingga terjamin halal dan aman dikonsumsi mulai dari usia anak-anak.

Tidak Berlebihan

Sahur menjadi waktu makan paling penting untuk memberikan energi supaya anak dapat beraktifitas sepanjang hari. Tapi usahakan agar anak tidak makan berlebihan untuk menghindari kembung atau terlalu kenyang, yang justru bikin ia merasa kurang nyaman.

Begitu juga dengan berbuka puasa, ajarkan anak untuk tidak menuruti nafsunya untuk makan terlalu banyak. Awali dengan sebutir kurma atau minuman hangat, baru kemudian berlanjut ke menu makanan yang lebih berat.

Pastikan Cukup Beristirahat

Ikut berpuasa membuat jam tidur anak pun mulai berubah. Jika biasanya ia tidur dari malam hingga pagi hari, kini anak harus bangun lebih awal untuk sahur. Pastikan waktu istirahatnya cukup dengan memajukan jam tidur atau mengajaknya untuk tidur siang. Hal ini tidak hanya menjaga moodnya tetap baik, tapi juga menjaga daya tahan tubuhnya agar tidak mudah sakit.

Walau anak belum bisa berpuasa secara penuh, puji usahanya dan tetap jaga kesehatannya agar dapat menjalani ibadah puasa tanpa gangguan panas dalam.

Beri Komentar