Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Haji (Foto: Kemenag.go.id)
Dream - Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama menggelar Survei Kepuasan Haji 2018. Survei ini menggunakan 950 jemaah haji sebagai sampel untuk mengukur tingkat kepuasan terhadap layanan yang telah disediakan.
Tujuan pembuatan survei ini sebagai bahan evaluasi bagi Kementerian Agama untuk penyelenggaraan haji di tahun selanjutnya. " Rekomendasi kami berbasis data," kata Irjen Kemenag, M. Nur Kholis Setiawan, Rabu 29 Agustus 2018.
Dalam penyusunan survei tersebut, Kemenag menerjunkan lima peneliti utama dan 20 personel riset. Nur Kholis menggaransi bobot temuan dan rekomendasi yang akan diberikan ke Kemenag.
Survei ini menggunakan teknik sampling dengan margin error sebesar 1 persen. Sementara metode survei yang dipakai yaitu tabel Isaac dan Michael.
" Data kami bukan hasil ngobrol satu dua jemaah di pinggir jalan lalu diumumkan jadi simpulan," kata mantan Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag ini.
Terkait lokasi, kata Nur Kholis, narasumber diambil dari tiga daerah yaitu Madinah, Mekah, dan Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Jumlah narasumber yang diwawancarai sebanyak 650 jemaah haji Indonesia di masing-masing daerah.
" Kami pakai kuesioner menggunakan google form dan wawancara bebas terfokus," kata anggota tim penyusunan survei, Muhibuddin.
" Tahun sebelumnya manual seperti BPS yang diisi jemaah melalui media kertas," ucap dia menambahkan.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya