Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Suasana Di Kota Tua Jeddah (Foto: MCH)
Dream - Kawasan Kota Tua Jeddah yang berada di Al Balad kembali 'dihidupkan'. Lampu dan ornamen khas Arab mewarnai kawasan tersebut.
Berbagai hiasan itu merupakan bagian dari perayaan untuk menyambut perayaan Hari Nasional Arab Saudi ke-88 yang jatuh 23 September 2018.
Uniknya, perayaan ini digelar oleh generasi muda Saudi. Para pemuda itu bergabung dengan organisasi waralaba milik Pangeran Mohammed bin Salman, MiSK.
Senior Project MisK, Abdullah Alkhayal, mengatakan MiSK menginisiasi perayaan Hari Kemerdekaan Saudi ke-88 di Kota Tua Jeddah. Ini karena kawasan tersebut terkait erat dengan sejarah penyatuan kerajaan oleh Raja Abdulaziz, yang terwujud dalam monumen gerbang kota.

" Karena itu mengapa kami memilih lokasi ini. Kami punya banyak aktivitas, digambarkan dalam replika situasi 88 tahun lalu, dan kami punya malam perhelatan seni dengan menyediakan studio bagi seniman menunjukkan karyanya, dan gratis," ujar Abdullah.
Banyak keluarga berkunjung dan geliat malam di Kota Tua Jeddah. Di area khusus, anak-anak menghabiskan waktu dengan bermain bersama.

Abdullah mengatakan, acara ini sudah ketiga kalinya digelar. Menurut dia, Kota Tua adalah yang menandai pembentukan Kerajaan Arab Saudi.
" Tujuan acara ini menggarisbawahi pentingnya kota bersejarah ini ketika Raja Abdulaziz memimpin kerajaan berawal dari gerbang kota ini, dan juga menekankan Kota Tua Jeddah adalah warisan budaya yang terdaftar di UNESCO," kata dia.
Sementara itu, antusiasme perayaan Hari Nasional juga dirasakan jemaah haji Indonesia di Madinah. Menjelang kepulangan menuju Tanah Air melalui Bandara Internasional Amir Mohammed bin Abdulaziz pada Sabtu, 22 September 2018, jemaah haji Indonesia dilepas dengan sangat meriah.
Rombongan jemaah kloter SUB 78 dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat kepada Raja Salman bin Abdulaziz, Pangeran Mohammed bin Salman, serta warga Saudi. Mereka juga turut mendoakan keamanan dan kemajuan bagi Arab Saudi.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?