Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mastura Dan Suami (Foto: Merdeka.com/Lia Harahap)
Dream - Siapa bilang haji khusus atau yang dikenal dengan istilah ONH Plus, diperuntukkan bagi jemaah yang mempunyai kemampuan finansial lebih saja.
Mastura dan suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan berhasil menjadi jemaah haji khusus setelah mengumpulkan pundi-pundi uang selama tujuh tahun.
Berkat tekad yang kuat agar bisa menunaikan haji dan tak mau menunggu berpuluh-puluh tahun, suami istri asal Bawean, Gresik itu mampu membayar biaya haji berkali lipat dari jemaah reguler.
Mastura menyampaikan, dia ingin mendapatkan fasilitas yang lebih nyaman agar ibadahnya lebih khusyuk. Terlebih lagi dengan usianya yang sudah tua. Dia dan suaminya memilih menjadi kontingen haji khusus.
" Saya pilih haji khusus karena sudah faktor usia sudah tua dan lebih cepat karena kejar usia juga," kata Mastura.
Sambil berlinang air mata, Mastura bercerita bahwa mereka bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia.
Suami istri itu tak menyangka, bekerja di negeri Jiran menjadi titik awal jalannya dimudahkan memenuhi panggilan Allah SWT ke Tanah Suci.
" Saya suami istri kuli bangunan, di Malaysia. Saya syukur pada Allah bisa sampai ke Madinah dengan selamat," cerita Mastura.
Luapan syukur dari kebahagiaan itu, diperlihatkan Mastura dan suami sambil sujud syukur saat keluar dari pintu terminal Internasional Bandara AMMA Madinah.
" Mudah-mudahan kami bisa laksanakan ibadah haji dengan khusyuk dan mabrur juga diberi kemudahan," katanya.
Mastura sudah menunggu tujuh tahun untuk berangkat ke Tanah Suci. Meski keberangkatannya sempat tertunda karena pandemi, baginya tak mengapa. Sebab masih diberi kesehatan sampai pada akhirnya bisa berangkat haji di tahun ini.
" Saya menabung untuk menjadi tamu Allah akhirnya terwujud. Semoga keluarga saya dan seluruh umat Islam juga berkesempatan menjadi tamu Allah," tutup Mastura.
Selain Mastura dan suami, ada 34 jemaah haji khusus lainnya yang mendarat di Madinah ditambah tiga orang petugas. Selama di Madinah, jemaah haji plus rombongan awal ini akan menginap di Hotel Dar Al Iman Intercontinental Madinah.
Untuk diketahui, kuota jemaah haji khusus tahun ini berjumlah 7.226 termasuk di dalamnya petugas PIHK. Atau sekitar 8% dari total keseluruhan kuota haji Indonesia tahun 2022 yakni 100.051 orang.
Berdasarkan keputusan Menteri Agama, biaya minimum haji khusus sebesar 8.000 USD yang disetorkan secara bertahap ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dengan rincian, setoran awal 4.000 USD dan kemudian 4.000 USD setoran akhir atau pelunasan.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya