Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Haji Indonesia (MCH)
Dream - Angka 106,1 FM menyala di dasbor mobil Dedi. Irama dangdut mengalun di dalam Avanza cokelat itu. Suling dan gendang berirama dengan alat musik lainnya. Mengiringi suara merdu seorang wanita.
Duduk di kursi paling belakang mobil, saya curiga. Ponsel saya ambil. Headset terpasang. Saya cari frekuensi itu untuk memastikan. Dan, saya terkejut. Isinya sama. Alunan dangdut!
" Ini radio dangdut bang?" kata seorang teman yang duduk di mobil itu.
Mukimin yang bertugas menjadi sopir di Sektor 2 Madinah, Arab Saudi, itu tertawa. " Ini cuma MP3," ujar dia.
Tapi, keanehan terus menarik saya mencari tahu.
Dedi mengatakan, siaran dangdut yang mengudara itu memang berasal dari lagu-lagu yang diunduhnya melalui komputer. Lagu-lagu itu dipasangkan di modulator.
Alat itu kemudian mencari frekuensi FM yang kosong. Radio mobil tinggal menyesuaikan frekuensi yang telah tersetel di modulator. Ketika mesin modulator mati, frekuensi menghilang.
" Prinsipnya mirip hotspot," kata dia. Menurut Dedi, alat itu dijual seharga 70 riyal di toko elektronik.
Dedi tak selalu memutar lagu-lagu dangdut di mobilnya. Ada kalanya, pria yang telah bekerja di Arab Saudi sejak 2012 itu harus mematikan musik dangdut pilihannya.
" Kalau sedang mengantar jemaah atau dekat dengan Haram (Masjid Nabawi) ya dimatikan," kata dia.
Dedi memutar musik dangdut sebagai penghilang rasa rindu Tanah Air saat sedang bersama petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Kembali ke frekuensi dangdut yang diputarnya, dia hanya berseloroh. " Mana ada radio dangdut di Madinah, Mas," ujar dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya