Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Suasana haru terlihat saat jemaah haji asal Mandailing Natal yang tergabung dalam Kloter 3 Medan melakukan tawaf wada atau perpisahan. Mereka bahkan menangis sambil mengelilingi Kabah pada Senin Subuh, 3 September 2018.
Dikutip dari laman sumut.kemenag.go.id, tetesan air mata tampak membasahi pipi para jemaah haji. Tangis mereka menjadi bagian kekhusukan dan keharuan yang amat mendalam usai melakukan thawaf wada, tahwaf perpisahan dengan baitullah.
Suara senggukan dan isak tangis para jamaah haji Kabupaten Mandailing Natal semakin terdengar. “ Ya Allah kini tibalah bagi kami untuk meninggalkan Baitullah, Masjidil Haram, dan kota Mekah yang begitu mendamaikan, menyamankan dan menenangkan hati dan jiwa raga kami untuk beribadah kepadaMu,” kata TPIHI, Ahmad Zainul Khobir.
Tak henti-hentinya para jemaah haji Mandailing Natal memandangi Kabah dan air mata para jemaah terus menetes. Mereka merasa momen ini menjadi perpisahan paling menyedihkan yang pernah mereka asakan. Tampak sebagian jemaah mencium dan memeluk Kabah sepuas mungkin. Mereka tak tahu kapan bisa kembali ke tempat suci ini.
Hari itu menjadi paling bermakna bagi jamaah haji Kabupaten Mandailing Natal. Mereka berharap ibadah yang dilakukan selama berada di Tanah Suci diterima Allah SWT. Para jemaah itu berdoa agar haji merekaa mendapat predikat mabrur.
Jemaah haji Mandailing Natal pun meninggalkan Kabah dan Masjidil Haram dengan linangan air mata. “ Semoga saja tiap derai air mata ini menjadi bukti kerinduanku padaMu, pada Rasulullah KekasihMu dan pada Baitullah-Mu ini ya Allah,” ucap Khobir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya