Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Haji Indonesia (MCH)
Dream - Para pekerja pengangkat koper di Garuda Cargo Bandara Jeddah, Arab Saudi, heboh. Mereka lari tunggang-langgang, ketakutan setelah koper jemaah haji yang baru saja dipindai bergetar dan mengeluarkan bunyi berisik.
“ Koper ini sebenarnya sudah lolos dari x-ray. Saat keluar dari x-ray, pas diangkut petugas ada getaran dari dalam koper,” ujar petugas pengawas Garuda Cargo dari PPIH Daker Airport, Jeddah, Yusuf, Senin 3 September 2018.
Karena merasa curiga, akhirnya petugas pun membongkar koper tersebut untuk memastikan tak ada barang berbahaya di dalamnya. “ Pengawas cargo Garuda minta agar koper dibuka, ternyata di dalamnya ada alat cukur yang saklarnya on,” sambung Yusuf.
Alat cukur elektrik memang tidak masuk dalam kategori barang terlarang di dalam koper. Menurut Yusuf, alat cukur tersebut kemungkinan sudah dalam posisi off saat dimasukkan ke dalam koper.
Namun saat berada di dalam koper saklarnya bergeser ke posisi on. “ Sedangkan alat cukurnya yang menggunakan baterai charging,” imbuh dia.
Setelah tahu sumber getaran dan bunyi mencurigakan itu, sesuai kesepakatan dengan petugas Garuda alat cukur dapat dimasukkan kembali ke dalam koper.
“ Alat cukur kami matikan posisi off dengan lakban. Insya Allah tidak bergeser lagi saat koper diturunkan,” kata Yusuf.
© Dream

Kejadian unik terkait koper jemaah juga ramai di media sosial para petugas haji. Salah satu koper jemaah ditulis MASIH FAMILY DENGAN RAJA SALMAN, TAS HARUS LOLOS. Meskipun tulisan itu tidak serius tapi banyak menarik perhatian orang.
Ada lagi jemaah asal kloter 18 Surabaya yang nekat membawa air zamzam dengan cara tidak lazim. Jerigen kecil berisi zamzam dia ikat di paha dan kaki dengan lakban. Untuk mengelabuhi petugas dia memakai gamis panjang yang menutup sampai mata kaki.
Di lengan atas tangan kanan kiri juga diikatkan botol zamzam. Dengan berkalung surban besar nyaris aksinya tidak diketahui petugas.
Saat jemaah berjalan memang terlihat aneh. Setelah ditanya kondisi kesehatannya oleh petugas, dia mengaku baik-baik saja. Ketika berjalan terlihat jelas ada benda menggantung di kaki dan ternyata zamzam.
Botol di lengan akhirnya juga ketahuan petugas. Ada-ada saja perilaku jemaah untuk membawa zamzam lebih dari Arab Saudi.
Laporan: Kementerian Agama
© Dream
Dream - Video tentang aksi nekat seorang pria berihram berusaha membuka pintu Kabah membuat jemaah haji Indonesia heboh. Pria tersebut sampai telanjanglantaran kain ihramnya tersingkap.
Video berdurasi 40 detik tersebar melalui aplikasi WhatsApp dan diterima para jemaah haji Indonesia. Dalam video terebut, beberapa jemaah haji yang berada di bawahnya berusaha menarik kaki pria itu.
Tarikan para jemaah itu membuat kain ihram pria itu terlepas. Dia segera mengenakannya kembali.
Seorang penjaga keamanan Arab Saudi atau askar segera mendatangi dan memaksanya turun. Sempat terjadi pergulatan.
Beberapa detik kemudian, sang askar berhasil mendorong paksa orang tersebut hingga meloncat turun dari pintu Kabah.
Video ini kemudian diberikan sejumlah media asing. Beberapa di antaranya seperti theislamicinformation.com, siasat.com, lifeinsaudiarabia.net.
Dari laporan pada media-media itu disebutkan tindakan nekat itu terjadi pada Sabtu, 11 Agustus 2018 pukul 00.30 waktu Saudi. Pria yang identitasnya belum diketahui itu kini telah ditangkap polisi.
Hingga saat ini belum diketahui dengan jelas apa motivasi pria itu. Otoritas keamanan Saudi juga belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden tersebut.
Merespon tindakan itu, Wakil Ketua Amirul Hajj, Dadang Kahmat, meminta jamaah haji Indonesia tidak mengikuti ritual tak benar itu. Dadang mengatakan tidak sembarang orang boleh memasuki Kabah, hanya Raja Arab Saudi dan pejabat tertentu.
’’Karena itu, askar mendorong orang itu ke bawah, itu sudah benar,’’ kata Dadang, Rabu, 15 Agustus 2018, di Mekah, Arab Saudi.
Dia juga mengingatkan jemaah haji agar tidak mengikuti perilaku jemaah negara lain yang menangis sambil meratap dan menciumi Kabah.
’’Kabah itu bukan untuk disembah. Rasulullah tidak pernah mengajarkan itu. Beliau hanya memberi contoh mengelilingi Kabah,’’ ucap dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya