Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Haji Asal Lombok, Suparlan (MCH)
Dream – Kesedihan mendalam akibat gempa 7 skala Richter yang mengguncang Nusa Tenggara Barat juga dialami oleh jemaah haji asal Lombok. Dari Tanah Suci, mereka terus mendoakan keluarga mereka di Tanah Air.
Ketua Kloter LOP 09, Suparlan, tengah melakukan video call saat gempa terjadi pada 5 Agustus 2018 malam. Pria 46 tahun ini berbincang dengan sang istri, Rohaniyati (40), dan anakya, Khaylani Khalika Zahin. Mereka tinggal di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.
Kala itu, Suparlan sedang bersama enam jemaah calon haji lainnya. Mereka berada di Sarh Al Manamah 3, Misfalah, Mekah, Arab Saudi. Perbincangan hangat lewat layar ponsel itu buyar setelah gempa mengguncang Lombok sekitar pukul 18.46 WIB.
“ Istri saya sempat teriak, rangkul anaknya yang kecil. Ikhlaskan saya,” kata Suparlan, menirukan suara Rohaniyati, Senin 6 Agustus 2018.
Di Tanah Suci, pikiran Suparlan dirubung kalut. Jemaah calon haji lain asal Lombok juga dibekap perasaan yang sama.
“ Kondisi kami yang sedang berhaji agak sedikit sedih melihat keluarga yang seharusnya sama-sama berada dalam pengungsian, tapi malah di sini,” ujar dia.
Kabar terakhir dari kawannya menyebut akses jalan terputus. Telepon susah. Listrik mati sejak malam. “ Jadi tak bisa nge-charge ponsel dan sebagianya,” kata Suparlan.
Dia mendapat kabar bahwa rumahnya sudah rata dengan tanah. Di kampungnya kondisi 90 persen rumah telah lumat digoyang lindu malam itu.
Suparlan berharap, solidaritas umat Muslim untuk membantu korban gempa Lombok. “ Kami berharap juga setelah Zuhur nanti membaca Yasin dan doa bersama di mushola dan masjid sekitar,” ujar dia.
Menurut Suparlan, warga kampungnya menitipkan doa kepada jemaah calon haji Indonesia di Tanah Suci. “ Mereka menitipkan salam untuk didoakan di tempat yang mustajab. Itu harapan keluarga,” ucap dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya