Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petugas Kesehatan Menyuapi Jemaah Yang Tengah Menjalankan Safari Wukuf (kemenag.go.id)
Dream - Wukuf di Arafah merupakan momen yang tidak boleh diabaikan setiap jemaah haji. Tidak menjalankan ritual ini, maka haji dinyatakan tidak sah.
Ketentuan ini berlaku untuk semua jemaah haji baik sehat maupun sakit. Memastikan jemaah haji menjalankan wukuf merupakan salah satu tanggung jawab Kementerian Agama.
Khusus untuk jemaah haji sakit, Kemenag memberikan fasilitas safari wukuf. Para jemaah haji diantar ke Arafah untuk menjalani wukuf di atas kendaraan khusus.
" Alhamdulillah, pelaksanaan safari wukuf berjalan dengan baik, diikuti 71 jemaah diberangkatkan ke Arafah dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah," ujar Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kemenag, Ramadhan Harisman, dikutip dari kemenag.go.id, Selasa 21 Agustus 2018.
Ramadhan mengatakan, jemaah haji sakit diberangkatkan menggunakan 10 unit bus yang telah dimodifikasi. Bentuk bus mirip ambulans yang panjang.
" Dengan bus yang telah dimodifikasi mirip ambulans panjang, jemaah sakit diberangkatkan baik dalam posisi berbaring maupun duduk," kata Ramadhan.
Selain itu, Ramadhan menuturkan para jemaah haji tersebut didampingi petugas di tiap bus. Para petugas itu memantau secara rutin kondisi kesehatan jemaah dan memberikan tindakan medis yang diperlukan serta menyajikan makan siang.
" Paramedis juga tak sungkan menyuapi jemaah agar mudah menikmati makanan," kata Ramadhan.
Tak hanya itu, di masing-masing bus juga disiapkan pembimbing ibadah. Tugasnya untuk membimbing talbiyah, zikir, serta khutbah wukuf.
" Mereka juga menuntun setiap jemaah untuk tayamum dan melaksanakan sholat jamak taqdim Zuhur dan Ashar di bus," kata dia.
Lebih lanjut, Ramadhan merasa mendapatkan pengalaman batin yang menentramkan bisa menyaksikan petugas melayani jemaah haji sakit menjalankan safari wukuf.
" Sungguh pengalaman batin luar biasa bagi saya bisa menyaksikan para petugas haji menjemput ridha Allah, melayani seluruh jemaah safari wukuf dengan hati," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya