Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyayangkan jemaah haji yang mengibarkan kaos bertagar #2019GantiPresiden. Dalam rekaman video yang beredar di sosial media, terlihat puluhan jemaah haji Indonesia yang masih berihram mengobarkan kaos #2019GantiPresiden.
“ Ya sebaiknya tidak dilakukan hal-hal seperti itu, sebaiknya masing-masing kita bisa menahan diri untuk melibatkan persoalan masing-masing yang ada di Tanah Air di Tanah Suci,” kata Lukman di Madinah, Arab Saudi, Senin 27 Agustus 2018.
Menurut Lukman, Tanah Suci merupakan tanah milik bersama seluruh umat Islam. Sekat-sekat perbedaan dalam aspirasi politik praktis, luluh.
Lukman juga mengingatkan, saat umat Islam berihram pada wukuf di Arafah, perbedaan prinsipil dan non-prinsipil juga hilang.
“ Sehingga mari kita jaga bersama-sama perbedaan aspirasi politik, jangan sampai mencemari atau memengaruhi secara negatif usaha kita bersama di Tanah Suci ini, karena hakikatnya kita sama,” ujar dia.
Tdk adakah cara yg lbh bermartabat? Tdk adakah cara untuk meraih simpati rakyat dgn program2 pro rakyat? Ini bkn lagi politisasi agama, tp mempolitikkan Tuhan.
Jd jelas sdh, siapa yang memakai agama secara kotor untuk politik, bkn agama sebagai landasan berpolitik secara Islami. pic.twitter.com/2CAeKh9YIT— Narko (@narkosun)August 21, 2018
Lukman juga mengutip pesan Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Abdurahman As Sudais, yang menyebut berhaji ialah rangkaian ingin melaksanakan ibadah.
“ Dan mari kita jaga bersama menjaga Kota Suci ini, dari pengaruh-pengaruh luar yang tidak kaitannya sama sekali dengan ibadah kita,” ujar dia.
Laporan: Maulana Kautsar dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya