Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Jemaah Haji Indonesia (MCH)
Dream – Pukul duabelas lewat lima. Bandara Amir Abdullah bin Abdulazis, Madinah, sedang terik-teriknya. Suhu udara mencapai 43 derajat Celcius.
Para jemaah dari Kloter 48 Debarkasi Surabaya baru tiba. Mereka langsung disergap panas. “ Ya Allah, panasnya,” kata jemaah asal Lamongan, Sesemi, Rabu 12 September 2018.
Melihat jemaah yang kepanasan, petugas Daker Bandara PPIH Bandara, Juriyansyah, segera mendekat. Dia mengembangkan payung dalam genggaman. Melindungi tubuh Sesemi dari sengatan terik matahari.
Dalam proses pemulangan jemaah gelombang ke dua, beberapa hari belakangan, banyak petugas Daker Bandara yang membawa payung untuk jemaah.
Petugas akan memayungi para jemaah dari lokasi parkir hingga paviliun tempat mereka beristirahat. Jaraknya mencapai tigapuluh hingga seratus meter.

“ Kami lihat jemaah lama memilih-milih tas di samping bus dan kepanasan, sebab itu langsung kami payungi,” kata pelaksana tugas Daker Bandara, Endang Maman.
Para petugas Daker Bandara memanfaatkan payung jemaah yang dilarang pihak maskapai masuk pesawat.
“ Banyak jemaah yang kepanasan dan butuh kursi roda, kasihan mereka. Makanya setiap petugas bawa payung buat mayungin. Mereka suka banget, lucu kata jemaah, ada yang bilang ojek payung pula,” kata Febry Lazuardi, petugas Daker Bandara.
Ketua Sektor 1 Daker Bandara, Misroni, menyebut tindakan memayungi jemaah sebagai langkah perlindungan agar jemaah terhindar dari dehidrasi.
”Di tengah cuaca panas seperti ini, payung itu penting sekali,” kata Misroni.
Laporan Maulana Kautsar dari Tanah Suci
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya