6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Jemaah Haji Indonesia (MCH)
Dream – Dua jemaah haji furoda atau nonkuota asal Indonesia yang telantar di Bandara Jeddah, Jumailiah dan Marianah, akhirnya diberangkatkan ke Mekah, Rabu 8 Agustus 2018.
“ Mereka langsung diurus Muasasah Asia Tenggara,” kata Kepala Daker Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Arsyad Hidayat, di Bandara Jeddah.
Menurut Arsyad, Muasasah Asia Tenggara merupakan lembaga nonstruktural di Kerajaan Arab Saudi yang bertugas melayani jemaah asal kawasan Asia Tenggara.
Di Mekah, kata Arsyad, para jemaah akan ditempatkan di maktab non-kuota. Mereka ditempatkan di salah satu hotel yang berjarak empat kilometer dari Masjidil Haram. Jemaah haji furoda itu juga akan tinggal di Mekah selama dua bulan.
Baca juga: Kisah Pilu Jemaah Haji Lansia Ditinggalkan Anaknya di Jeddah
Arsyad mengatakan, Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi hanya akan bertanggung jawab pada jemaah yang masuk dalam kuota yang disepakati Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah. Sementara tanggung jawab jemaah furoda akan diurusi KJRI Jeddah.
Jumailiah dan Marianah mengaku ditinggal rombongan yang berangkat ke Mekah. Mereka tiba dengan maskapai Saudi Arabia Airlines pada Rabu pagi. Selepas turun dari pesawat itu keduanya ditemukan petugas Daker Bandara PPIH Arab Saudi tengah kebingungan dan berjalan ke sana-kemari.
Sebelum diberangkatkan, mereka diberi makan dan ditenangkan para petugas Daker Bandara PPIH Arab Saudi. “ Kita tak ada regulasinya mengurus mereka, ini dilakukan atas dasar kemanusiaan,” kata Arsyad.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya