7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dream – Matahari baru saja merekah di langit Madinah. Saat bagian utara Masjid Nabawi dipenuhi jemaah calon haji. Dari banyak suku. Juga berbagai negeri. Semua berkumpul. Banyak yang bergamis, ada pula yang memakai baju koko.
Dari sekian banyak orang itu, ada sekelompok jemaah mengenakan seragam unik. Bukan polos. Tdak putih saja seperti kebanyakan jemaah. Tapi mereka mengenakan busana motif garis. Lorek. Hitam berseling putih. Sungguh kontras.
Menyandang tas selempang biru. Semua memakai gelang di tangan. Tanda merah puih mencolok. Tanda mereka sebagai jemaah calon haji asal Indonesia. Jemaah berseragam unik ini berkumpul. Menghadap selatan, ke arah makam Kanjeng Nabi. Orang-orang itu semua berdoa.
Para jemaah ini merupakan rombongan asal Embarkasi Surabaya. SUB 14. Itu kelompok terbangnya. Mereka sengaja memakai seragam berbeda dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji itu untuk mempermudah identifikasi anggotanya.
“ Memang seragam ini untuk memudahkan,” kata Subekti, salah satu anggota kelompok itu saat diwawancara di Madinah, Arab Saudi, Senin 23 Juli 2018. “ Kalau terpisah, bisa tahu,” sambung dia.
Pagi itu, rombongan SUB 14, ingin berziarah ke Makam Al Baqi. Kelompok ini cukup kompak dengan berkumpul di pintu keluar Raudhah. “ Kamu janjian di sini,” ucap Subekti.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Madinah
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?