Begini Warga Bumi Menyaksikan Gerhana Matahari

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 20 Maret 2015 15:31
Begini Warga Bumi Menyaksikan Gerhana Matahari
Warga belahan dunia lain begitu antusias untuk menyaksikan fenomena langka ini 16 tahun lalu.

Dream - Gerhana matahari total di Inggris pekan ini menjadi pertunjukan astronomi yang sayang untuk dilewatkan bagi sebagian besar orang.

Begitu juga saat Inggris mengalami gerhana matahari total terakhir yang terjadi pada 1999.

Gerhana Matahari itu juga 'menyerang' kawasan kepulauan Britania menuju Perancis, Jerman, Austria, lalu bergerak ke Rumania, Turki dan lanjut ke arah Timur.

Namun gerhana Matahari total tahun 1999 nampaknya tak menggelapkan seluruh belantara Eropa, hanya di daerah bagian selatan, khususnya Jerman dan Austria.

Laman The Telegraph mencoba merangkum bagaimana warga belahan dunia lain begitu antusias untuk menyaksikan fenomena langka ini 16 tahun lalu.

Paus Yohanes Paulus II menyaksikannya saat melakukan perjalanan ke Castel Gandolfo, retret musim panas kepausan di bukit di sebelah tenggara Roma. Paus Yohanes terbang dari Roma dengan helikopter ketika gerhana matahari dimulai.

Kemudian ribuan orang menyemut di kaki Menara Eiffel di Paris untuk menyaksikan peristiwa yang dianggap akan menjadi gerhana matahari terakhir milenium.

Beberapa situs pemujaan kuno seperti Men An Tol, Druid dan New Age Travellers berkumpul untuk menambah jiwa spiritual dari gerhana tersebut.

Dua ratus penumpang masing-masing membayar 1,500 poundsterling naik dua jet Concorde untuk mengejar gerhana matahari. Pesawat dengan kecepatan supersonik tersebut mengejar bayangan Bulan di atas Bumi dari ketinggian 55.000-kaki.

Warga Rumania adalah yang beruntung karena mengalami gerhana matahari total terpanjang. Dan sesuai dengan mitologi Rumania, sebuah salib besar dibakar di ibukota ketika gerhana mencapai totalitasnya. (Ism)

Beri Komentar