Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Roy Wang Saat Menunjukkan Destinasi Wisata Muslim Di Tiongkok (Syarifah Aulia/Dream.co.id)
Dream - Tak banyak yang tahu indahnya kebudayaan Islam di Tiongkok. Mulai dari tempat ibadah yang menawan serta lezatnya makanan di sana. Untuk lebih mengenalkan itu semua, dua pria asal Tiongkok berkeinginan memiliki " Muslim Corner" di Jakarta.
Adalah Sulaiman Han dan Roy Wang. Kedua sahabat ini telah menjalankan rencananya dengan memulai bisnis di bidang kuliner dan agen wisata. Keduanya ingin mengenalkan indahnya budaya Islam di Tiongkok.
" Sampai saat ini populasi umat muslim di Cina sudah mencapai 30 juta penduduk. Nanti kami akan mendirikan muslim corner yang berisi semua informasi tentang budaya islam. Proyek ini sedang dijalankan, Insya Allah tahun ini bisa terlaksana," kata Roy Wong, pemilik Nusaraya Tour, saat ditemui Dream.co.id.
Roy sendiri memeluk islam sekitar 2010. Roy jatuh cinta kepada Islam setelah mempelajari sejarahnya. " Itu membuat saya makin cinta," tambah Roy.
Sedangkan Sulaiman si pemilik resto 'Sulaiman Resto' memang berasal dari keluarga Islam. " Dia suku Hui, yakni suku yang mayoritas beragama muslim," kata Roy di ruang kerjanya, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.
Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha pun memiliki daya tarik tersendiri. Di Tiongkok, makanan wajib saat hari besar yakni Mie dan mantau. Sama seperti di negara Islam lainnya, perayaannya dilewatkan dengan suka cita. " Kami selalu menikmati dan membuat kami semakin mengenal dekat Allah SWT," ujar Roy. Melihat segudang keindahan itulah kini Roy membuka perjalanan wisata Islami di Cina.
Usaha itu baru mulai tahun ini. Roy dan Sulaiman berharap seluruh masyarakat di berbagai negara bisa menikmati keindahan budaya Islam di Cina. " Kami ingin memperlihatkan Islam itu indah di berbagai negara," kata Roy. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya