Geger Penemuan Sarang Rayap Raksasa Berusia 2200 Tahun

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 1 Desember 2015 15:44
Geger Penemuan Sarang Rayap Raksasa Berusia 2200 Tahun
Temuan ini menunjukkan bahwa rayap mampu membangun dan mempertahankan struktur yang sama selama berabad-abad.

Dream - Umumnya sarang rayap memiliki ukuran kecil. Namun tidak dengan yang satu ini. Para ilmuwan dari Universitas Ghent di Belgia dan Universitas Lubumbashi di Kongo menemukan sarang rayap berukuran raksasa.

Gundukan rayap yang diprediksi berusia lebih dari 2200 tahun itu mereka temukan di hutan Mimobo, Afrika Tengah. Sarang rayap itu diyakini sebagai sarang rayap tertua yang pernah tercatat, walaupun sebelumnya ada yang sudah menjadi fosil.

Temuan ini menunjukkan bahwa rayap mampu membangun dan mempertahankan struktur yang sama selama berabad-abad.

Gundukan sarang ini dibangun oleh spesies rayap Macrotermes Falciger di kawasan hutan Mimobo di Lububashi di Upper Katanga, Republik Demokratik Kongo.

Serangga itu mulai membangun gundukan ribuan tahun lalu pada musim panas di kawasan itu dan hal tersebut bertahan terus-menerus hingga kini.

" Ukuran besar gundukan itu menunjukkan struktur ini dibangun oleh lebih dari satu rayap. Biasanya jarang melebihi 20 tahun, tapi ini pengecualian," terang para ilmuwan seperti dikutip dari BBC News.

Para peneliti yang dipimpin oleh Hans Erens, mengukur usia rayap dengan menggunakan teknik yang disebut Karbon 14.

Mereka meneliti rasio radioaktif isotop Karbon 14 di tanah yang digunakan rayap untuk membuat gundukan. Rasio isotop menunjukkan usia struktur.

Para peneliti juga mengambil sampel aksis vertikal di tiap gundukan. Dari tempat gundukan yang diteliti, dua bagian di antaranya ternyata masih aktif dengan rayap berkumpul di bagian atas struktur sarang. (Ism) 

Beri Komentar