Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kalangan muslim di negeri Adikuasa, Amerika Serikat (AS), tengah membuat proyek besar. Mempersiapkan generasi muda baru masa depan dengan ide dan karakter baru.
" Tongkat kepemimpinan telah diserahkan kepada generasi baru aktivis muslim. Di sana terdapat ide-ide dan cara terbaru dalam melakukan berbagai hal," ujar Direktur Komunikasi pertemuan Islamic Society of North America's (ISNA), Adgar Hopida seperti dikutip Dream dari laman onislam.net, Selasa, 12 Agustus 2014.
Menurut Hopida, generasi saat ini harus berpikir keras untuk melahirkan masyarakat muslim Amerika yang selangkah lebih maju.
Pertemuan ISNA tahun ini memang sengaja mengangkat tema Kebangkitan Generasi: Mengangkat Budaya Muslim Amerika.
Hopida mengatakan tema itu relevan dengan kondisi masyarakat muslim Amerika yang tengah berubah. Di dalam perubahan ini, generasi muda telah menunjukan kiprahnya yang lebih besar.
Generasi terdahulu berperan membangun masjid-masjid dan organisasi dasar. " Sekarang kita butuh untuk memperbaiki dan melangkah lebih jauh dalam membangun organisasi pembela hak azazi dan masyarakat yang berkutat di bidang budaya seperti seni dan musik," ujarnya.
Panitia konvensi mengatakan tantangan terberat umat muslim saat ini adalah mencari formulasi budaya muslim dan Islami yang bisa hidup berdampingan dengan kehidupan masyarakat Amerika.
Sejumlah diskusi panel akan menganalisasi manifestasi perbedaan budaya yang diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari, termasuk satu panel yang akan mencari solusi terkait prinsip-prinsip syariah
Pertemuan ini juga akan mendiskusikan jalan tengah antara pengembangan kreativitas yang tak melanggar hukum-hukum Islam. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya