Keajaiban Doa Mualaf, Bermobil 7.000 Kilometer untuk Berhaji

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 2 Oktober 2014 14:14
Keajaiban Doa Mualaf, Bermobil 7.000 Kilometer untuk Berhaji
Hamza dan istrinya hampir putus asa menunggu visa umrah yang dijanjikan pejabat Saudi. Dia sudah menuju bandara untuk pulang. Namun kemudian ditelepon. Mualaf ini diundang berhaji oleh Raja Saudi.

Dream - Warga Prancis yang baru saja memeluk Islam, Alexander, menunaikan haji tahun ini. Bersama sang istri, pria mualaf yang kini punya nama Hamza itu bermobil menuju Mekah, Arab Saudi. Dan pasangan mualaf itu kini menjadi tamu penguasa Saudi, Raja Abdullah.

Saat di Saudi itu, Hamza mengisahkan perjalanannya menemukan Islam. Dia mengaku tertarik pada ajaran yang dibawa Rasul Muhammad SAW itu setelah mendengarkan azan di Afrika. Setelah pertama kali mendengar azan itu, seolah hidupnya berubah.

Azan itu telah menyentuh jiwa Hamza. Dia kemudian sibuk mencari kebenaran. Butuh waktu enam tahun bagi dia untuk meyakini kebenaran yang dibawa Islam. Setelah benar-benar yakin menemukan kebenaran Islam, dia memutuskan bersyahadat.

" Azan mengilhami saya untuk mencari kebenaran. Azan memberi saya perasaan yang tak dapat dijelaskan yang menyebar ke seluruh tubuh saya. Dan saya berdiri tertegun untuk waktu yang lama. Saya sangat senang telah memeluk agama besar dunia," kata Hamza dikutip Dream dari Arab News, Kamis 2 Oktober 2014.

Setelah menjadi muslim, Hamza bertekad pergi ke Mekah untuk melakukan umrah. Maka, perjalanan darat sejauh 7.000 kilometer pun dia lakukan bersama sang istri. Dia memulai perjalanan dari Maroko. Dari sana dia menuju ke Maurtania, Burkina Faso, dan Niger.

" Saya mendatangi Kedutaan Besar Saudi di Niger untuk mendapat visa umrah. Mereka memberitahu saya bahwa visa harus dikeluarkan melalui agen. Namun pejabat kedutaan berjanji membantu saya," tutur dia.

Janji pejabat Kedutaan Besar Saudi di Niger itu membuat Hamza dan istrinya bersemangat menunggu visa. " Kami berdua pada Tuhan setiap hari agar mimpi kami terwujud dan kami memiliki keyakinan penuh, bahwa Yang Maha Kuasa akan membantu kami untuk berdoa di Masjidil Haram di Mekah," ujar Hamza.

Namun, visa yang dijanjikan itu tak kunjung keluar. Sampai-sampai Hamza hampir pupus harapan, dan bahkan telah mengepak barang-barangnya untuk balik lagi ke Prancis. " Kami mengepak semuanya dan naik taksi ke Bandara," tutur dia.

" Saat kami berada di jalan, kami mendapat telepon dari Kedutaan Besar Saudi di Niger yang mengatakan, kami terpilih sebagai salah satu dari seribu orang yang menjadi tamu Raja Abdullah untuk melaksanakan haji tahun ini. Saya tidak percaya dengan pendengaran saya," ucap Hamza. Inilah jawaban atas do'a-do'a mereka. Hati mereka semakin mantap dengan `keajaiban` doa itu.

" Semua kesulitan dan masalah kami memudar ketika kami melihat Rumah Allah. Saya menangis dan menangis berdiri di depan Ka'bah dan bersyukur kepada Allah dan Raja Abdullah yang memberi saya kesempatan besar ini," kata Hamza terharu. Setelah berhaji, Hamza berniat belajar hukum Islam agar bisa lebih memahami ajaran Islam dan kemudian menyebarkannya kepada orang lain.

(Ism)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik