6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi
Dream - Sebuah kota yang dulunya menjadi bagian kekuasaan kerajaan Firaun terancam hilang. Kota bernama Rafah yang kini menjadi bagian dari Mesir akan diubah menjadi kota penyangga bernama New Rafah.
Rafah adalah sebuah daerah yang berlokasi di bagian utara Teluk Sinai, Mesir. Kawasan ini berada di sepanjang perbatasan Gaza dan rumah bagi ribuan keluarga.
Otoritas Mesir berharap pembangunan kota penyangga New Rafah bisa menghilangkan aktivitas penyelundupan dan aktivitas militan yang kerap terjadi.
Untuk memindahkan penduduk Rafah, Mesir berencana memberikan kompensasi atau menyediakan rumah pengganti guna meredam protes dari kelompok kanan.
Mengutip laman news.com.au, Selasa, 3 Februari 2015, rencana ini pertama kali muncul pada akhir Oktober lalu. Untuk tahap pertama, zona penyangga ini bakal menyebar sepanjang 500 meter dari perbatasan.
Gubernur Sinai Utara, Abdel Fatah Harhoor telah mengumumkan rencananya untuk menciptakan kawasan penyanggar seluas 5 kilometer di sepanjang perbatasan Gaza. Proyek ini bakal memakan seluruh wilayah Rafah.
Upaya penumpasan kelompok ekstrimis di Sinai semakin intensif dilakukan sejak pertengahan 2013. Ribuan orang tentara dikabarkan telah dalam 18 bulan terakhir.
Mengutip wikipedia, Rafah tercatat sebagai sebuah kota yang hadir ribuan tahun yang lalu. Kota ini tercatat dalam inskripsi Firaun Seti I yang berkuasa 1303 tahun sebelum masehi dengan nama Rph.
Kota ini pernah ditaklukan Alexander Yannai dan dikuasai Hasmoneans sebelum dibangun kembali pada era Pompey dan Gabinius. Resrotasi terakhir tercatat dilakukan pada 57 tahun sebelum masehi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
