Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Masjid Al-Alqsa (www.aljazeera.com)
Dream - Negara-negara di Timur Tengah banyak menyimpan peradaban Islam tempo dulu. Kunjungan pelancong muslim dari seluruh dunia yang ingin menyakskan catatan sejarah para nabi seakan tidak pernah membuat kota-kota ini kehabisan pengunjung.
Berbagai paket wisata religi pun mencoba menawarkan sensasi perjalanan yang tidak akan pernah ditemukan di negara lain. Seperti yang ditawarkan biro perjalanan El Hadad & El Khasas (ELE) tours untuk memberi kesempatan para wisatawan merasakan ibadah langsung di masjid Al Aqsa.
"Kami melakukan kerjasama langsung dengan Tala Travel and Tours yang berada di Palestina, sehingga para wisatawan pasti terjamin kenyamanannya saat berkunjung ke masjid Al Aqsa," ungkap Maria Goretti Limi, pemilik ELE di Jakarta Convention Center, akhir pekan lalu.
Perjalanan menempuh Mesir kemudian berlanjut ke Taba, Palestina dan berakhir di Masjid Al Aqsa memberi pengalaman spiritual yang sangat membekas kepada para wisatawan muslim.
"Pengunjung masjid Al Aqsa banyak yang datang dari Indonesia. Sehingga kami juga tertarik untuk membuka kantor representatif di Jakarta," imbuh Mohammed Abu Khedir pemilik Tala Tours.
Mohammed mengakui Palestina menjadi lokasi kunjungan bersejarah paling ramai bagi para wisatawan mancanegara. Selebihnya negara itu akan kembali sepi saat musim haji selesai. Keramaian kembali muncul saat aktivitas umroh dibuka lagi pada Desember mendatang.
"Di negara kami wisatawan yang berkunjung benar-benar beribadah ke masjid Al Aqsa, jadi bukan belanja atau ziarah-ziarah ke tempat bersejarah," ungkapnya menegaskan tujuan wisata ke salah satu masjid paling bersejarah tersebut.
Selanjutnya ELE juga menekankan para wisatawan agar menyempatkan waktu untuk mengunjungi Luxor di Mesir. Perjalanan ke kota barisan candi-candi ini berjarak 900 kilometer dari Kairo. Sehingga dapat ditempuh menggunakan pesawat selama satu jam.
"Jangan bilang pernah ke Mesir kalau belum ke Luxor, kota yang eksotik dengan temple-temple yang sepanjang temboknya terukir tulisan Mesir (hieroglyphics)," ungkap Limi selanjutnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi