Perjuangan Nenek 91 Tahun, Cuci Darah Ketika Berhaji

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 16 September 2014 12:30
Perjuangan Nenek 91 Tahun, Cuci Darah Ketika Berhaji
Nenek Yasmi yang berasal dari Padang itu harus menjalani cuci darah sebelum melaksanakan ibadah haji. Saat tiba di Jeddah, kondisinya memburuk.

Dream - Jamaah haji asal embarkasi Padang, Yasmi Aji, bisa berlega hati. Sebab, setelah sepekan dirawat di Rumah Sakit King Fahd, Jeddah, Arab Saudi, nenek berusia 91 tahun tersebut bisa meneruskan ibadah haji di Tanah Suci.

Menurut informasi di laman Kementerian Agama, Yasmi tergabung dalam kloter 6 embarkasi Padang. Rombongan itu tiba di Jeddah pada pekan lalu. Saat tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, dia dalam kondisi lemah, beberapa bagian tubuhnya bengkak dan mengalami sesak nafas.

Petugas klinik bandara, Rahmat Zainuddin, menyatakan selain asma dan sesak nafas, Yasmi memiliki riwayat diabetes dan hipertensi. Namun sayangnya saat chek up kesehatan di Indonesia tidak ditulis secara lengkap riwayat penyakitnya.

" Dari buku kesehatan haji miliknya, tidak tercantum hasil medical check up secara lengkap. Hanya tertulis bahwa ia mengalami sesak nafas sejak dua bulan lalu," jelas Rahmat dikutip Dream dari laman Kemenag, Selasa 16 September 2014.

Sementara, menurut Kepala Seksi Kesehatan Daker Jeddah, dokter Lucky Tjahyono, Yasmi yang berangkat dari Tanah Air sendirian, tanpa didampingi keluarga, ini kondisinya sudah membaik.

" Setelah dua kali cuci darah secara fisik kondisinya membaik. Ia sudah bisa jalan dan bengkak di tubuhnya sudah berkurang. Fungsi ginjalnya juga sudah membaik," kata dia.

Dari observasi di rumah sakit, Lucky menambahkan, respons kejiwaaan Yasmi juga bagus. " Tensinya terkendali, jadi ia tinggal meneruskan obat-obatan. Kemungkinan ibu ini bisa mengikuti ibadah dengan pengawasan dokter. Nanti kalau sudah istirahat, bisa langsung umrah," tutur Lucky.

Beri Komentar