7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (www.huffingtonpost.co.uk)
Dream - Momen liburan akhir tahun segera tiba. Berbagai destinasi liburan dipilih para traveler untuk melewatkan momen pergantian tahun secara spesial.
Meski menyenangkan, momen-momen liburan tak boleh membuat Anda lengah terhadap bahaya yang mengintai. Banyak tindak kejahatan dengan beragam modus yang bisa saja Anda alami saat berlibur di suatu tempat.
Untuk mengantisipasi, Anda harus mengenali modus-modus kejahatan yang biasa digunakan oleh para pelakunya.
Berikut 4 modus penipuan yang harus diwaspadai ketika berlibur dilansir dari Huffingtonpost:
Klik halaman berikutnya.....
© Dream
Dream - Anda patut curiga bila ada seseorang yang berpura-pura menemukan cincin di tanah di depan Anda dan langsung bertanya, apakah itu milik Anda.
Ketika mengatakan tidak, maka mereka akan mencoba menjualnya kepada kita. Jadi, sebisa mungkin Anda menolak dan jangan terlihat seolah tertarik terhadap cincin tersebut. Abaikan saja dan pergi secepat mungkin.
© Dream
Dream - Di beberapa negara ada modus kejahatan mengikatkan gelang. Ada orang akan datang kepada Anda dan mengikatkan gelang di pergelangan tangan.
Namun, gelang dipasangkan terllau ketat di pergelangan tangan sampai tidak bisa dilepas. Setelah itu mereka akan menuntut Anda untuk membeli gelang tersebut.
Jadi, jika tidak tertarik, sebisa mungkin menghindar untuk dipasangkan gelang. Pergi menjauh dan menghindarkan tangan Anda dari genggamannya.
© Dream
Dream - Ada modus di mana seseorang mengaku dirinya sebagai polisi dan meminta Anda memperlihatkan visa atau paspor.
Setelah itu, mereka akan ngotot ada sesuatu yang salah pada visa atau paspor Anda. Kemudian mereka meminta uang suap atau meminta Anda membayar denda.
Jangan percaya begitu saja jika Anda mendapati modus semacam itu. Pastikan pula visa dan paspor Anda tak bermasalah sebelum pergi ke luar negeri.
© Dream
Dream - Beberapa taksi akan mengantar Anda dari bandara menuju hotel atau tujuan lain. Namun, adapula beberapa taksi 'palsu' yang tidak mengambil rute langsung menuju tujuan Anda sehingga ongkos lebih mahal.
Karena itu, sebaiknya saat hendak liburan pelajari betul-betul rute tempat yang bakal menjadi tujuan Anda. Bisa pula gunakan aplikasi map yang tersedia di gadget agar terhindar dari modus penipuan berkedok supir taksi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?