Nama Israel Dibuang dari Peninggalan Firaun

Reporter : Sugiono
Rabu, 16 Agustus 2017 09:02
Nama Israel Dibuang dari Peninggalan Firaun
Ada keanehan nama pada peninggalan Firaun yang tenggelam di Laut Merah itu..

Dream - Baru-baru ini Mesir membuat pengumuman yang cukup mengejutkan, terkait artefak dari era Firaun. Museum Mesir menyatakan telah membuang kata ‘Israel’ dari artefak berusia 120 tahun.

Pihak museum mengatakan artefak yang semula diberi nama 'Plate of Israel' tersebut kini berubah namanya menjadi 'Victories of Merneptah'.

Direktur Umum Museum Mesir di Tahrir, Sabah Abdel Razek, mengatakan, artefak dari era Raja Ramses II, yang masa pemerintahannya mulai 1279 SM sampai1213 SM atau Firaun yang diyakini tenggelam di Laut Merah saat mengejar Nabi Musa.

" Kami harus mengganti namanya setelah muncul pemberitaan kontroversial. Sebuah komite yang dibentuk oleh museum mengonfirmasi bahwa terjadi kesalahan dalam penamaan artefak yang dimaksud. Karena itu, pada pekan lalu, namanya diubah menjadi Kemenangan Merneptah," kata Abdel Razek.

Menurut Abdel Razek, kata Israel yang terukir pada Prasasti Kemenangan Merneptah berarti anak-anak Israel atau suku yang tinggal di Kanaan atau Ashkelon di Palestina.

Prasasti Kemenangan Merneptah ditemukan oleh ahli sejarah Flinders Petrie di Luxor pada tahun 1896. Artefak berusia 120 tahun itu terbuat dari batu granit dengan tinggi 310 cm, lebar 160 cm, dan tebal 32 cm.

(Sah/Sumber: Al Arabiya)

1 dari 2 halaman

Sosok Misterius di Makam Firaun

Dream - Hasil pemindaian piramida makam Firaun Tutankhamun menunjukkan data dan indikasi penting, untuk menguak misteri di dalam bangunan berukuran raksasa itu. Meski demikian, Kementerian Kepurbakalaan Mesir belum memaparkan temuan itu.

" Namun kami tidak dapat mengumumkan sekarang, sebab perlu studi lebih lanjut untuk mendapat hasil nyata dan akurat," kata Menteri Kepurbakalaan Mesir, Khaled El-Enany, sebagaimana dikutip Dream dari Al Ahram, Senin 4 April 2016.

Salah satu dugaan menyebut ada ruang tersembunyi di balik dinding kamar tempat menyimpan mumi Tutankhamun. Ruang itu diduga sebagai makam Ratu Nefertiti, ibunda Tutankhamun. Tapi benarkah dugaan itu? Belum ada jawabnya.

" Kami punya indikasi, tapi saya ingin menyoroti bahwa kami tidak mencari ruang tersembunyi. Kami menguji hipotesa ilmiah, kami berdasarkan ilmu pengetahuan dan mencari kebenaran," lanjut El-Enany.

Menurut dia, hasil survei itu baru didiskusikan oleh para ilmuwan dari berbagai negara dalam konferensi internasional, yang rencananya digelar di Grand Egypt Museum pada 6 Mei mendatang.

2 dari 2 halaman

Makam Ratu Nefertiti

Sementara, laman Egyptian Street, pada Jumat 1 April menurunkan laporan berjudul “ Signs of ‘Extraterrestrial Activity’ Discovered in King Tutankhamun’s Tomb.” Media ini mengutip pendapat yang diungkapkan oleh arkeolog asal Prancis, Avril Sap.

Dalam artikel itu, Sap menyanggah dugaan adanya makam Ratu Nefertiti di balik tembok makam Tutankhamaun –seperti banyak diungkapkan selama ini. Sebaliknya, Sap menyatakan temuan di balik ruangan itu lebih “ luar biasa”. Ruang misterius itu juga dia sebut menyimpan rahasia “ dari luar dunia”.

Menurut Sap, pemindaian yang dilakukan ini juga mengungkapkan materi “ aneh dan luar angkasa” yang berwujud menyerupai tubuh. Namun, baik Sap dan pejabat Kementerian Kepurbakalaan Mesir menolak untuk menjawab pertanyaan mengenai apakah sosok itu merupakan “ jasad alien”.

" Kami tidak tahu apa yang ada, tapi kita belum pernah melihat hasil seperti ini sebelumnya," kata Sap, yang kebetulan menemukan tulang dinosaurus di Piramida Giza dua tahun yang lalu.

“ Apapun yang ada di dalam sana bisa menyimpan rahasia untuk segala sesuatu di belakang sejarah Mesir Kuno dan teknologi,” tambah dia.

Teori bahwa alien merupakan pembangun Piramida memang selalu muncul. Namun selalu disangkal oleh para arkeolog terkemuka, termasuk para ahli Mesir Kuno dan pejabat pemerintah Mesir.

Pada tahun 2010, Zahi Hawass, yang kala itu menjabat sebagai Menteri Kepurbakalaan Mesir –yang diberi gelar Indiana Jones, meminta seseorang untuk tutup mulut saat ditanya tentang kemungkinan alien membangun Piramida itu. “ Ini bodoh!” kata Hawass kala itu.

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan