Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Program KAVAS (Kawasan Vanamei STP) mendapatkan apresiasi karena mampu membuat petambak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berpenghasilan lebih dari Rp20 Juta sebulan.
" Petambak bisa panen dengan hanya 20 are saja bisa panen 2 ton, hasil penjualannya bisa 135 juta," ujar Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri saat panen raya di area KAVAS, Praya Timur.
" Kalau biaya operasional selama 3 bulan sekitar Rp 40-an juta. Petambak untung bersih Rp 60-an juta. Itu per bulan Rp20 juta sudah kaya gaji manajer level menengah di Jakarta" .
Dia mengatakan petani yang berhasil dalam KAVAS karena bersedia mengikuti model budidaya yang diajarkan pendamping dari JAPFA.
" Petambak jika mau berhasil harus terbuka terhadap ilmu yang baru. Jangan merasa sudah tahu. JAPFA sudah memberikan pendamping yang standby 24 jam untuk petambak patut diapresiasi tidak ada perusahaan yang melakukan hal tersebut untuk petambak kita di lombok tengah," imbuhnya.
Para petambak awalnya engganan bergabung dengan KAVAS STP. Karena cara budidaya yang diajarkan oleh STP berbeda jauh dari yang mereka ketahui sebelumnya.
" Tapi begitu diikuti caranya, Insya Allah hasilnya bagus. Dahulu tidak mungkin bisa budidaya udang selama lebih dari 90 hari. Biasanya 40 hari sudah panen, kalau tidak pasti terkena penyakit dan merugi," kata Bandi, salah satu petambak anggota KAVAS.
Budidaya udang dengan masa lebih lama, berarti kesempatan bagi petani memperoleh keuntungan lebih besar, karena mampu memproduksi udang dengan ukuran lebih besar dan harga jual lebih mahal . Udang yang berkualitas nantinya dapat memenuhi kebutuhan cold storage (pabrik processing udang).
" Kalau mau berhasil ikut KAVAS, syaratnya cuma satu, ikut aturan dan SOP yang ditetapkan oleh JAPFA. " Kalau ikut aturannya Insya Allah akan berhasil," kata Bandi.
Menurut Sarwana, Head of Shrimptech STP, mengubah pola budidaya merupakan pekerjaan mendasar dalam model pendampingan petambak yang dilakukan STP.
" Awalnya memulai tidak terlalu baik, tetapi petambak tidak merugi. Namun pada putaran kedua sudah mulai mencapai keuntungan dalam budidaya," ujar Sarwana.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya