Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Noor Al-Mosawi (Foto: Www.huffington.com)
Dream – Noor Al-Mosawi, seorang hijaber yang berprofesi sebagai fotografer pernikahan asal Toronto, Amerika Serikat, menceritakan kisah dirinya dalam mencari identitas dan kepercayaan diri melalui fotografi.
Pekerjaanya sebagai fotografer pernikahan ternyata menjadi sebuah ironi bagi kehidupan pribadi Noor. Kehidupan asmara Noor tidak seindah apa yang telah dibidiknya lewat lensa kamera. Noor menjadi korban kekerasan emosional mantan pasangannya.
Setelah berpisah, Noor merasa limbung. Ia hilang arah dan mulai mempertanyakan siapa dirinya. Beberapa saat menyendiri, Noor mengerti bahwa ada sesuatu yang selama ini renggang dari dirinya, yaitu ikatannya dengan Tuhan.
Dalam proses pembaharuan diri, Noor mencoba mengalihkan lensa kamera kepadanya untuk 'mengenal' dirinya lebih jauh.
Pada awalnya Noor merasa aneh melihat pantulan wajahnya sendiri. Dalam foto itu tergambar wajah dirinya tanpa riasan dan menggunakan hijab hitam.
Noor mulai mengedit satu foto dirinya menjadi 21 macam foto dengan latar yang berbeda-beda.
Setiap foto yang ia buat memiliki kisah dan kesan yang tersendiri sesuai dengan pengalaman pribadi yang dialami Noor.
Dengan mengutip beberapa kutipan dari buku penuh inspirasi berjudul In Times of Terror, Wage Beauty karya Mark Gonzales, Noor Al-Mosawi mengekspresikan dirinya yang sebenarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya