Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Annisa Nur Amaliyah, `Dorongan` Kuat Menuntunku Berhijab

Reporter : Galuh
Senin, 31 Agustus 2015 13:35
Annisa Nur Amaliyah, `Dorongan` Kuat Menuntunku Berhijab
`Tanpa mikir ini dan itu, aku ngambil hijab kakakku, dan dengan mengucap `bismillah` aku resmi pakai hijab.`

Dream – Hidayah memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari keadaan yang tidak pernah diduga sebelumnya. Sebuah cerita sarat inspirasi datang dari hijaber cantik asal Bandung Annisa Nur Amaliyah, atau yang lebih akrab disapa Icha.

Gadis kelahiran 2 Agustus 1993 ini menceritakan pengalamannya saat pertama kali memutuskan untuk mengenakan hijab.

Sempat bernazar untuk mengenakan hijab apabila diterima di SMA pilihannya, Icha mengurungkan niatnya kembali saat keinginannya tersebut tidak terwujud, “ Dengan tanpa rasa bersalahnya aku gak jadi juga deh pakai kerudungnya, padahal di saat itu aku sudah tahu bahwa berhijab bagi seorang muslimah yang sudah baligh itu adalah suatu kewajiban," ungkapnya saat berbincang dengan Dream, akhir pekan lalu. 

Keadaan mulai berbalik saat Icha mulai menapaki dunia perkuliahan. Mendapati berkali-kali kegagalan, Icha merasakan kekecewaan yang mendalam.

“ Ternyata, jalan aku buat kuliah tidak semudah yang aku bayangkan. Setelah ikut berbagai macem tes universitas ini itu tidak diterima, nangis-nangisan, drop deh pokoknya waktu itu,” tambahnya sambil bernostalgia.

Momen pertama Icha dalam mengenakan hijab pertama kali adalah beberapa saat sebelum keberangkatannya menuju tes terakhir sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Bandung pada tahun 2011. “ Percaya atau tidak, ada dorongan yang sangat kuat dalam diri aku yang bilang kalau ini waktunya aku buat berhijab.Tanpa mikir ini dan itu, aku ngambil hijab kakakku, dan dengan mengucap bismillah aku resmi pakai hijab," ucapnya dengan mata berbinar.

Atas izin Allah SWT, Icha diterima di PTN tersebut di tahun yang sama. Hingga saat ini, Icha tetap istiqomah dalam hijabnya.

Berbagai manfaat juga dirasakan oleh gadis penyuka warna pink ini. Kini Icha merasa lebih banyak berpikir sebelum bertindak. Alhasil, tindakan-tanduk Icha senantiasa berujung pada hal-hal positif.

" Selain itu, dengan hijab aku juga merasa lebih dihargai sama teman-teman lawan jenisku," tuturnya

Mengaku belum bisa sepenuhnya bertransformasi menjadi muslimah yang utuh, Icha tetap berusaha untuk memperbaiki dirinya dari hari ke hari. “ tapi sadar nggak sadar,dengan berhijab ini aku jadi ingin terus belajar untuk bisa semakin mendekatkan diriku sama Allah SWT. Wallahualam.”

Beri Komentar