Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Annisa Nur Amaliyah (istimewa)
Dream – Hidayah memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari keadaan yang tidak pernah diduga sebelumnya. Sebuah cerita sarat inspirasi datang dari hijaber cantik asal Bandung Annisa Nur Amaliyah, atau yang lebih akrab disapa Icha.
Gadis kelahiran 2 Agustus 1993 ini menceritakan pengalamannya saat pertama kali memutuskan untuk mengenakan hijab.
Sempat bernazar untuk mengenakan hijab apabila diterima di SMA pilihannya, Icha mengurungkan niatnya kembali saat keinginannya tersebut tidak terwujud, “ Dengan tanpa rasa bersalahnya aku gak jadi juga deh pakai kerudungnya, padahal di saat itu aku sudah tahu bahwa berhijab bagi seorang muslimah yang sudah baligh itu adalah suatu kewajiban," ungkapnya saat berbincang dengan Dream, akhir pekan lalu.
Keadaan mulai berbalik saat Icha mulai menapaki dunia perkuliahan. Mendapati berkali-kali kegagalan, Icha merasakan kekecewaan yang mendalam.
“ Ternyata, jalan aku buat kuliah tidak semudah yang aku bayangkan. Setelah ikut berbagai macem tes universitas ini itu tidak diterima, nangis-nangisan, drop deh pokoknya waktu itu,” tambahnya sambil bernostalgia.
Momen pertama Icha dalam mengenakan hijab pertama kali adalah beberapa saat sebelum keberangkatannya menuju tes terakhir sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Bandung pada tahun 2011. “ Percaya atau tidak, ada dorongan yang sangat kuat dalam diri aku yang bilang kalau ini waktunya aku buat berhijab.Tanpa mikir ini dan itu, aku ngambil hijab kakakku, dan dengan mengucap bismillah aku resmi pakai hijab," ucapnya dengan mata berbinar.
Atas izin Allah SWT, Icha diterima di PTN tersebut di tahun yang sama. Hingga saat ini, Icha tetap istiqomah dalam hijabnya.
Berbagai manfaat juga dirasakan oleh gadis penyuka warna pink ini. Kini Icha merasa lebih banyak berpikir sebelum bertindak. Alhasil, tindakan-tanduk Icha senantiasa berujung pada hal-hal positif.
" Selain itu, dengan hijab aku juga merasa lebih dihargai sama teman-teman lawan jenisku," tuturnya
Mengaku belum bisa sepenuhnya bertransformasi menjadi muslimah yang utuh, Icha tetap berusaha untuk memperbaiki dirinya dari hari ke hari. “ tapi sadar nggak sadar,dengan berhijab ini aku jadi ingin terus belajar untuk bisa semakin mendekatkan diriku sama Allah SWT. Wallahualam.”
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya