Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) menyabet penghargaan sebagai salah perusahaan yang menjalankan praktik bisnis berkelanjutan oleh Warta Ekonomi dalam ajang Social Bussines Innovation Awards 2017 dan Greend CEO Awards 2017.
JAPFA berhasil memboyong penghargaan Social Innovation Awards untuk kategori Animal Feed.
Penghargaan itu merupakan salah satu apreasiasi terhadap inovasi perusahaan karena keberhasilan mengintegrasikan tanggung jawab sosial ke dalam strategi bisnisnya.
Kabiro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Djati Witjaksono Hadi mengatakan, kemampuan perusahaan menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian alam serta kemampuan mendorong transformasi ekonomi, menjadi salah satu faktor pendukung membantu masyarakat keluar dari kemiskinan.
" Keseimbangan antara mencapai profit sebagai bagian dari kepentingan ekonomi perusahaan penting untuk diimbangi dengan upaya pelestarian lingkungan dan alam yang diharapkan juga dapat menyediakan proses transformasi ekonomi dan memperluas akses masyarakat untuk keluar dari jurang kemiskinan," kata Djati dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 22 Agustus 2017.
Direktur Corporate Affairs JAPFA Rachmat Indrajaya mengungkapkan berbagai upaya perusahaan untuk mendorong berbagai inovasi tersebut tak bisa dilepaskan dari misi perusahaan untuk berkembang menuju kesejahteraan bersama.
" JAPFA meyakini kehadirannya tidak hanya berupaya untuk mencapai keuntungan bisnis semata tetapi juga mendukung tumbuhnya kesejahteraan sosial masyarakat di sekitar lokasi suata serta terus menerus menjaga kelestarian lingkungan sebagai daya dukung utama kegiatan bisnis" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya