Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
(Foto: Rosna Sari)
Dream - Bisa karena terbiasa. Kalimat itu mewakilkan perasaan Rosna Sari saat dirinya mantap mengubah tampilannya dengan berhijab.
Hijab pertama kalinya ia kenakan saat menginjak pendidikan kelas 1 MTs, setara dengan satu sekolah menengah pertama.
Diwajibkan mengenakan hijab di sekolah, Rosna terbiasa dengan peraturan tersebut. " Selama di Madrasah aku merasa nyaman banget, lingkungan yang aman dari godaan karena semua perempuannya berjilbab," ceritanya kepada Dream pada 11 Juli 2016.
Tiga tahun mengenakan hijab, godaan melepas hijab datang saat dara kelahiran Jakarta, 8 Agustus 1996 ini masuk ke Sekolah Menengah Atas (SMA)
" Waktu saat di kelas dua SMA hanya aku yang pake hijab, saat itu aku sering di-bully oleh teman-teman," curhat Rosna.
Tak sekali Rosna disuruh lepas hijab oleh teman-temannya dengan alasan solidaritas dalam bergaul. Namun tekad Rosna berhijab tidak kendur. Ajakan itu justru semakin membulatkan niatnya mengenakan hijab hingga detik ini.
" Alhamdulillah aku kuliah di kampus yang memang di bawah Kementrian Agama. Jadi, aku ngga perlu lagi di-bully seperti waktu di bangku SMA," kenang anak ketiga dari empat bersaudara ini.
Kirimkan cerita pengalaman pertama kai berhijab dengan tagar #KataHati ke komunitas@dream.co.id dengan memberikan foto berkualitas tinggi (high resolution) sekarang juga! Cerita kamu akan ditayangkan di Dream.co.id.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam