Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Bertambahnya usia tiap orang tentu jadi momen spesial di tiap tahunnya. Bahkan para orang tua sudah mengenalkan perayaan ulang tahun sejak anaknya masih kecil.
Meski tak ada perintah untuk merayakan hari kelahiran, kita sebaiknya menjadi momentum hari itu untuk mensyukuri usia baru pemberian Allah SWT. Masyarakat biasanya melakukannya dengan membaca doa dan menyantap makan bersama keluarga, sampai berbagi rezeki kepada orang-orang yang membutuhkan.
Blogger hijab Sandra Buana Sari termasuk salah satu wanita yang sudah diperkenalkan dengan perayaan ulang tahun dari orang tuanya sejak kecil.
Kini giliran dirinya yang telah menyabet label seorang ibu yang mengenalkan perayaan hari lahir kepada buah hati.
Sebenarnya merayakan ulang tahun anak itu penting atau tidak, sih, Sahabat Dream?
Bersama sang sahabat sesama blogger hijab, Herva Yulyanti, Sandra membahas soal perayaan ulang tahun anak di Mykidneybean.com.
Menurutnya, ulang tahun anak wajib dirayakan setidaknya anak merasakan betapa senangnya mendapat ucapan selamat ulang tahun, kado, serta jadi sebuah kenangan indah meski dengan acara sederhana.

Foto: Shutterstock
" Karena saya ingat betul betapa hepinya saya ketika ultah saya dirayakan oleh Mamih & Papih, plus tentu saja kalau dirayakan dapet banyak kado hahah #modus jadi saya punya banyak barang baru setiap ulang tahun," kata Sandra.
Namun di balik pesta ulang tahun walau tak melihat besar atau kecilnya acara, Sandra menuturkan, ada beberapa hal positif di dalamnya.
1. Bertemu dan silaturahmi dengan teman serta saudara
2. Mengajarkan anak untuk bersosialisasi
3. Mengajarkan berbagi
4. Mengajarkan tanggung jawab
5. Memberikan kenangan manis untuk anak
Baca penjelasan lengkap Sandra dan Herva lengkapnya di sini, ya.
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa