Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)
Dream - Hidup berjalan dengan penuh liku-likunya. Tidak semua indah, juga tak selamanya buruk.
Kita memang tak bisa memungkiri kerap bertemu dengan hal-hal kurang menyenangkan. Bahkan, kadang juga kita menjumpai keburukan.
Meski berusaha menghindar, keburukan tetap terjadi di dekat kita. Terkadang kita juga terkena imbasnya.
Tentu, kita hanya bisa berharap dapat bertemu kebaikan terus sepanjang hidup. Hal itu bukan berarti tidak mungkin.
Agar dapat terwujud, dianjurkan untuk membaca doa ini. Doa tersebut terdapat dalam kitab Abwabul Farj karya Sayid Muhammad bin Alawi Al Maliki.

Ya man lahul amru kulluhu as alukal khoira kullahu wa a'udzu bika minasy syarri kullihi, fa innaka antallahul ladzi la ilaha illa antal ghaniyyul ghafurur rahim. As aluka bilhadi muhammadin shollallahu 'alaihi wa sallama ila shirathim mustaqim, shirathillahil ladzi lahu ma fis samawati wa ma fil ardli 'ala ilallahi tashirul umur. As aluka maghfiratan tasyrahu biha shodri wa tarfa'u biha dzikri, wa tuyassiru biha amri wa tunazziha biha fikri wa tuqoddisa biha sirri wa taksyifa biha dlorri, wa tarfa'u biha qodri, innaka 'ala kulli syai-in qodir.
Artinya,
" Wahai Dzat Yang Memandu segala urusan, aku meminta seluruh kebaikan kepada-Mu. Aku mohon perlindungan kepada-Mu dari segala macam keburukan. Sungguh, Engkau Allah yang tiada Tuhan selain Engkau. Tuhan yang Maha Kaya, Maha Pengampun, dan Maha Kasih. Dengan barakahnya Nabi Muhammad Saw sang pemberi petunjuk, aku memohon kepada-Mu agar dikaruniai petunjuk menuju jalan yang lurus, jalan Allah, yang bagi-Nya segala yang ada di langit dan bumi. Ketahuilah, bahwa segala urusan akan kembali kepada-Nya. Aku memohon kepada-Mu ampunan, yang dengan ampunan itu Engkau akan melapangkan dadaku. Dengan ampunan itu Engkau akan mengangkat dzikirku. Dengan ampunan itu Engkau akan memudahkan urusanku. Dengan ampunan itu Engkau akan menjernihkan pikiranku. Dengan ampunan itu Engkau akan menyucikan sirr-ku. Dengan ampunan itu Engkau akan menyingkirkan mara bahaya dariku. Dengan ampunan itu Engkau akan menampakkan dan mengangkat kemampuanku. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Sumber: Bincang Syariah

Kredit: Bimasislam.kemenag.go.id

Kredit: Bimasislam.kemenag.go.id

Kredit: Bimasislam.kemenag.go.id
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?