Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Nabi Muhammad meminta umat Islam untuk menjaga hati dari sifat buruk. Jika tidak, hati yang kotor oleh dosa akan merusak perilaku manusia.
Dalam hadis riwayat Muslim No 1599, Nabi bersamda, “ Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, maka seluruh tubuh juga baik. Jika segumpal daging itu rusak, maka seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati”.
Sebagai umat Islam, maka wajib bagi kita menjaga diri dari penyakit hati. Berikut ini sifat buruk yang harus dihindari agar kita abisa menjaga hati tetap bersih:

Lalu bagaimana kita menjaga hati supaya terhindar dari penyakit hati di atas?
Hijaber Community (HC) Medan bersama Ustaz Daka Juho Simanjutak akan mengorek lebih dalam soal " Hati-hati dengan hati" di pengajian September yang diselenggarakan di Masjid Abidin, Jl Brigjen Katamso No 451, Sei Mati, Medan, Sumatera Utara.
Siapkan diri kamu untuk ikut pengajian ini pada Minggu, 23 September 2018 mendatang, acara ini gratis!
Jangan lupa untuk bawa Alquran, ya. Kamu bisa registrasi dulu di sini, Sahabat Dream!
View this post on Instagram
Kirimkan info kegiatan komunitas kamu ke komunitas.dream@kly.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Dream - Melebarkan tali silaturahmi antar sesama, Komunitas Hijaber Indonesia (KHI) meresmikan kehadiran KHI di Makassar pada Minggu, 12 Agustus 2018 silam.
Acara launching dan tasyakuran yang diselenggarakan di LARIZ Wthree Hotel Lagaligo Makassar ini, dihadiri Adinda Muthi'ah selaku ketua KHI dari Jakarta.
Acara peresmian dibuka dengan pemotongan pita dan dilanjutkan pemotongan tumpeng serta tilawatil Quran, sebagai bentuk syukur dan keberkahan komunitas di acara ini.
KHI Makassar sendiri diketuai Nursani Hatta serta diikuti beberapa orang sebagai pengurus KHI Makassar.
Selain launching dan tasyakuran, di acara peluncuran KHI Makassar juga ada sharing session, tutorial hijab dari beberapa brand sponsor.


Tak lupa juga ada fashion show dari perwakilan KHI Makassar dan games sebagai perekat silaturahmi antar KHI.
Kepada Dream.co.id, Adinda Muthi'ah mengatakan, " Alhamdulillah semoga komunitas ini dapat berkembang dan banyak memberikan banyak manfaat, terus bersinergi dan banyak memberikan kemajuan terutama dalam mempererat tali silaturrahmi untuk sahabat-sahabat hijab di seluruh Indonesia."
Dream - Komunitas Hijaber Indonesia (KHI) hadir di tengah-tengah para penggunahijab sejak 28 November 2017 lalu. Melalui gagasan hijaber kelahiran 1998, Adinda Muthi'ah Ishartono, KHI lahir sebagai wadah bagi para pengguna hijab untuk berkreasi, bertukar pikiran, serta memperdalam pengetahuan Islam bersama.
Akhir pekan lal, tepatnya pada Minggu, 18 Februari 2018, KHI sukses menggelar tasyakuran. Gelaran ini dilaksanakan di Menteng, Jakarta Pusat.

Adinda mengatakan kelahiran KHI terinspirasi dari para pengguna hijab yang selalu semangat menjalin bersilaturahmi sekaligus bersyiar bersama tanpa perlu melihat latar belakang seseorang. Komunitas ini meyakini latar belakang bukanlah penghalang untuk merekatkan ukhuwah.
“ Justru sesama muslimah kita harus bersatu melalui apapun, termasuk di KHI. Kita adalah muslimah dan saudara, dan visi misi KHI ini juga ingin menjadikan hijaber-hijaber Indonesia aktif dan produktif dalam hal apapun,” tutur Adinda.

Menurut Adinda, para anggota KHI berasal dari banyak kalangan dan profesi. “ Seperti fashion, kebudayaan, jurnalis, keagamaan, dan lain sebagainya,” ucap hijaber asal Lampung ini.
Tak hanya di Jakarta, KHI telah menyebar di beberapa kota seperti Aceh, Bandung, Yogyakarta, Purwakarta, Sulawesi, Solo, Lampung, Palembang, Medan, Padang, Bogor, Tangerang, Bekasi, Riau, Bekasi, dan Bali. “ Insya Allah akan menyebar seluruh Indonesia,” harap Adinda.
KHI punya banyak kegiatan yang bisa Sahabat Dream ikuti. Beberapa di anratanya seperti kajian Islami, girls day out, dan sejumlah agenda lainnya. Adinda berharap ke depannya KHI akan menampilkan beragak kegiatan dengan ide-ide yang lebih kreatif dan menyenangkan.
Buat Sahabat Dream yang ingin gabung di KHI, langsung saja simak info lengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya