Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Dream – Peneliti dari Avast telah menemukan tiga aplikasi berbahaya di Google Play Store. Aplikasi ini dapat menganggu kinerja smartphone bila di-install.
Terlebih bagi kamu pengguna Android. Selain itu, peneliti juga menemukan empat aplikasi berbahaya di iOS yang mengandung adware.
Namun, aplikasi berbahaya tersebut justru banyak dipromosikan melalui TikTok. Karena aplikasi tersebut berperan sebagai aplikasi hiburan, seperti pengunduh musik, aplikasi wallpaper, dan game.

Meskipun tampak tidak berbahaya, aplikasi tersebut nyatanya berisi adware yang disebut HiddenAds. Yang secara terus menerus memberikan iklan di smartphone.
Pihak Avast mengetahui hal tersebut setelah salah seorang anak melaporkan akun TikTok yang mempromosikannya.
Jakub Vavra, seorang analis di Avast, mengatakan, “ Kami berterima kasih kepada gadis muda yang melaporkan akun TikTok tersebut kepada kami. Kesadaran dan tindakannya yang bertanggung jawab adalah jenis komitmen yang harus kita semua tunjukkan untuk menjadikan dunia maya tempat yang lebih aman.”
Selain di TikTok, aplikasi berbahaya ini juga banyak dipromosikan melalui Instagram. Para peneliti juga telah melaporkan aplikasi tersebut ke Apple dan Google. Serta akun yang mempromosikannya di TikTok dan Instagram.
Berikut adalah daftar aplikasi berbahaya yang harus kamu ketahui.

Android
iOS
Berdasarkan temuan tersebut, para peneliti berharap agar orang-orang menjadi lebih waspada terkait aplikasi yang diinstal pada smartphone.
(Sumber: mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya